Fenomena perilaku self-harm pada mahasiswa yang memiliki orang tua tunggal menjadi perhatian karena tindakan melukai diri sendiri secara sengaja, seperti mengiris, melukai kulit, atau memukul bagian tubuh tertentu, sering muncul sebagai respons terhadap tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman tersebut dengan melibatkan dua orang informan menggunakan pendekatan kualitatiā¦