Pada pelaksanaan proyek kontruksi, batas waktu penyelesaian menjadi salah satu faktor yang harus dipenuhi agar proyek dapat dikatakan berhasil. Aspek waktu dan biaya dalam suatu proyek saling mempengaruhi satu sama lain, dimana perubahan durasi pekerjaan dapat mempengaruhi pada biaya pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh percepatan waktu dan biaya dengan menerapkan met…
Pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian integral dari strategi nasional Indonesia dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini dilakukan di proyek Jalan Tol Pekanbaru-Rengat Seksi Lingkar Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung waktu siklus alat berat pada pekerjaan penghampar…
Pengelolaan limbah konstruksi adalah upaya dalam mengurangi dampak buruk dari limbah konstruksi terhadap lingkungan meningkatkan penggunaan sumber daya kembali dan mendukung prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Limbah konstruksi yang tidak tertangani berpotensi menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan, keselamatan kerja, serta efisiensi pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, aspek lingk…
Kondisi tanah gambut yang banyak dijumpai di wilayah Pulau Bengkalis, Provinsi Riau, menimbulkan permasalahan serius dalam pembangunan infrastruktur jalan karena memiliki daya dukung yang rendah dan potensi deformasi yang tinggi. Dalam kondisi tersebut, lapisan pondasi bawah memegang peranan penting dalam menyalurkan beban lalu lintas ke tanah dasar. Keterbatasan ketersediaan material urugan be…
Pekerjaan timbunan merupakan proses menambahkan material seperti tanah galian, pasir, batu pecah, atau campuran agregat ke suatu area untuk mencapai elevasi, bentuk, dan kepadatan sesuai perencanaan. Pada proyek konstruksi khususnya pekerjaan timbunan pada lokasi sumur migas, peran alat berat sangat penting untuk memudahkan sumber daya manusia dalam pelaksanaan pekerjaan dengan digunakan alat b…
Pembangunan Gedung Tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menggunakan struktur beton bertulang yang membutuhkan perencanaan besi tulangan secara akurat dan detail untuk menghindari keslahan pada kebutuhan besi tulangan. Namun, metode perhitungan yang digunakan masih bersifat konvensional dan belum menerapkan Bar Bending Schedule (BBS), sehingga berpotensi mengabaikan panjang tekuk…
ABSTRAK PENGARUH FILLER SEMEN TERHADAP JENIS ASPAL PENETRASI PADA KARAKTERISTIK MARSHALL UNTUK CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC) Oleh : Wisnu Herryanto NPM : 213 121 015 Pada konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) menggunakan aspal sebagai bahan pengikatnya. Pemakaian material yang tepat seperti filler dan aspal penetrasi pada aspal akan mempengaruhi kualitas aspal yang…
Penggunaan bahan limbah industri sebagai bahan alternatif dalam konstruksi jalan semakin berkembang, salah satunya adalah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai bahan pengisi (filler) dalam campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC–WC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan FABA terhadap karakteristik campuran AC–WC serta membandingkan kinerjanya dengan campuran ya…
ANALISIS PEMANFAATAN LIMBAH FABA SEBAGAI FILLER PADA KARAKTERISTIK MARSHALL SPLIT MASTIC ASPHALT ABSTRAK Pemanfaatan FABA sebagai bahan pengisi (filler) pada campuran Split Mastic Asphalt dapat menjadi alternatif penerapan green road, sehingga dapat mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan dan mengurangi penggunaan virgin material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakte…
Konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat merupakan salah satu jenis perkerasan yang paling umum digunakan di Indonesia. Namun, meningkatnya beban lalu lintas dan keterbatasan material agregat mendorong perlunya inovasi dalam penggunaan material daur ulang, seperti Reclaimed Asphalt Pavement (RAP), serta limbah industri seperti Fly Ash Bottom…