Lapangan X merupakan lapangan minyak mature di Cekungan Sumatra Tengah yang telah berproduksi sejak tahun 1984 dan menghadapi tantangan serius berupa invasi air dari akuifer aktif. Hingga akhir tahun 2023, kumulatif produksi air mencapai 46.53 MMSTB, jauh melebihi kumulatif produksi minyak sebesar 8.84 MMSTB, dengan water cut meningkat dari 60% menjadi lebih dari 85%. Penelitian ini bertujuan u…
Pengembangan lapangan minyak dan gas melalui pengeboran infill well umumnya diterapkan untuk meningkatkan produksi dan memperbaiki efisiensi pengurasan reservoir. Namun, penambahan sumur sisipan dapat memengaruhi kinerja fasilitas produksi permukaan secara signifikan, terutama pada sistem jaringan pipa, akibat peningkatan laju alir dan kehilangan tekanan. Desain pipa yang tidak memadai dapat me…
Permasalahan tekanan tinggi (high pressure) pada jaringan perpipaan produksi minyak merupakan salah satu tantangan utama dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan operasi fasilitas produksi. Salah satu penyebab terjadinya tekanan tinggi adalah fenomena congeal yang mengakibatkan penyempitan diameter efektif pipa sehingga meningkatkan hambatan aliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluas…
Lapangan Z merupakan lapangan minyak tua yang mengalami penurunan produktivitas akibat menurunnya tekanan reservoir, meningkatnya water cut, serta potensi kerusakan formasi yang menghambat aliran fluida. Salah satu upaya peningkatan produksi adalah perforasi ulang pada zona prospektif baru, di mana desain perforasi khususnya phase angle dan densitas perforasi (SPF) memiliki pengaruh besar terha…
Penelitian ini menganalisis sensitivitas parameter pemboran terhadap efektivitas hole cleaning pada Sumur BN Lapangan K menggunakan simulasi hidraulika sistem pemboran. Parameter yang dianalisis meliputi Rate of Penetration (ROP), flowrate, dan rotary speed (top drive) yang berpengaruh langsung terhadap kemampuan sistem sirkulasi dalam mengangkat cuttings. Analisis dilakukan pada tiga trayek pe…
Sistem jaringan pipa merupakan komponen penting dalam industri minyak dan gas bumi yang berfungsi mengalirkan fluida produksi dari sumur ke fasilitas pemisahan. Kinerja sistem dipengaruhi oleh distribusi tekanan, dimana penurunan tekanan (pressure drop) yang tinggi dapat menghambat aliran dan menurunkan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi tekanan, mengidentifika…
Peningkatan water cut dan berkurangnya pasokan gas associated pada sumur matang (mature well) seperti Sumur V di Lapangan VF menyebabkan penurunan efektivitas metode Continuous Gas Lift (CGL). Tantangan utamanya adalah tingginya konsumsi gas yang tidak sebanding dengan ketersediaannya, sehingga metode ini menjadi kurang efisien dan sulit dipertahankan. Penelitian ini difokuskan pada perbandinga…
Untuk mengetahui kinerja sumur gas maka dapat dilakukan dengan uji deliverabilitas. Dengan melakukan analisis uji deliverabilitas akan diketahui seberapa besar produktiivitas suatu sumur gas. Dalam penentuan deliverabilitas suatu sumur gas, maka dilakukan pengujian terhadap sumur ( multipoint test). Ada 3 metode multipoint test untuk mendapatkan harga Absolute Open Flow Potential yaitu Back Pre…
Jumlah cadangan minyak yang dapat diangkat dan diproduksikan dari total keseluruhan cadangan berdasarkan teknologi yang ada disebut sebagai recoverable reserve. Awalnya recoverable reserve dapat diperoleh dari natural flow setelah itu juga dapat dibantu dengan metode artificial lift. Metode tersebut termasuk dalam tahapan primary recovery yang memanfaatkan kemampuan alamiah reservoir. Akan tet…
Sumur D dan Sumur P adalah sumur minyak yang terletak di lapangan X di Cekungan Sumatera Tengah yang beroperasi sejak 22 Desember 1988. Karena sumur D dan P terdapat dalam satu lapangan yang sama. Terdapat persamaan jenis litologi penyususnnya yaitu batuan Sandstone, silt dan clay. Namun, Berdasarkan data produksi pada 10 Maret 2020, kedua sumur tersebut memiliki water cut yang telah mencapai 1…