Peranan semen yang penting tidak lepas dari parameter yang harus diperhatikan dalam membuat semen agar dapat berfungsi secara optimal diantaranya memperhatikan nilai compressive strength, shear bond strength, thickening time dan free water, kekuatan semen perlu diperhatikan untuk mengurangi resiko kerusakan semen yang tidak diinginkan nantinya. Menurut standar American Petroleum Institute (API)…
Penyemenan atau cementing adalah suatu proses pendorongan bubur semen ke dalam lubang sumur melalui casing menuju annulus casing-formasi dan dibiarkan untuk beberapa saat hingga mengering dan mengeras sehingga dapat meletakkan casing dengan formasi. Salah satu permasalahan yang sering terjadi saat proses cementing adalah mengerasnya semen menjelang titik penyemenan, karna itu perlu penambahan a…
Ketika melakukan proses pengeboran akan banyak kemungkinan terjadinya kerusakan dan terbentuknya rekahan secara alami pada setiap formasi. Lost circulation pada saat pengeboran dapat ditandai dengan berkurangnya pump pressure, berkurangnya aliran lumpur yang kembali kepermukaan, berkurannya volume lumpur pada tangki dan meningkatnya aliran lumpur di flowline yang mana akan menghambat proses pen…
Semen pemboran merupakan suatu faktor yang sangat penting pada saat proses pengeboran migas. Berhasil atau tidaknya suatu proses pengeboran tergantung dari semen pemboran yang sesuai. Maka dari itu semen pemboran harus memiliki sifat dan kemampuan yang sesuai dengan karakteristik yang diinginkan. Kayu terap memiliki kandungan selulosa yaitu 57,51%, hal ini mebuat serbuk kayu terap berpotensi un…
Proses penyemenan sangat penting dalam operasi pemboran minyak dan gas bumi, kualitas semen yang dibutuhkan dalam operasi penyemenan harus kuat dan kokoh agar casing tidak runtuh akibat tekanan dari dinding formasi. Salah satu masalah utama yang sering terjadi pada saat penyemenan yaitu compresive strength, thickening time dan filtration loss. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggu…
Pada saat operasi pemboran sedang berlangsung, lumpur sangat rawan untuk kehilangan filtrasi apabila melewati zona lapisan yang memiliki fracturing yang cukup tinggi dan memiliki permeabilitas yang juga cukup tinggi, dan memiliki tekanan formasi yang cukup rendah, peristiwa ini dinamakan loss circulation. Loss circulaton hal ini disebabkan oleh tekanan hidrostatik yang melebihi tekanan dari for…
Semen merupakan parameter penting dalam proses pengeboran migas. Kegagalan dalam proses penyemenan dapat menyebabkan penggunaan waktu dan materi yang tidak efisien. Komposisi dan sifat fisik semen yang digunakan harus sesuai dengan karakteristik formasi yang menjadi target penyemenan. Salah satu hal yang harus diperhatikan semen tidak boleh kekuarangan filtrat(cairan) terlalu banyak. Penambahan…
Pada saat proses pemboran berlangsung banyak faktor-faktor yang menjadi penghambat, salah satunya adalah filtration loss atau kehilangan fasa cair lumpur pemboran. Kehilangan fasa cair yang terlalu besar berpengaruh buruk terhadap lumpur pemboran dan formasi, sehingga menyebabkan lumpur akan kehilangan banyak cairan dan formation damage. Selain itu, kehilangan fasa cair lumpur pemboran memilki …
Filtration loss adalah air yang terkandung didalam lumpur pemboran masuk ke dalam formasi. Filtration sangat mempengaruhi kinerja pemboran pada sumur minyak dan gas. Additive yang di pakai untuk mengatasi filtration loss adalah carboxy methil cellulose (CMC). Additive ini merupakan jenis kimia yang cukup banyak digunakan, Maka dilakukan penelitian untuk mendapatkan bahan additive baru yaitu sal…
Kerusakan formasi merupakan salah satu penyebab terjadinya penurunan laju produksi pada suatu sumur, seperti pada lapangan X yang mengalami penurunan laju produksi yang mengalami kerusakan formasi. Kerusakan formasi disekitar lubang sumur mengakibatkan berkurangnya aliran hidrokarbon ke dalam sumur. Kerusakan formasi ini dapat diidentifikasikan dengan adanya perubahan permeabilitas yang semakin…