UJI PENGARUH PENAMBAHAN NANOSILIKA PADA LUMPUR WATER BASE MUD TERHADAP RHEOLOGY DAN FILTRATION LOSS LUMPUR PEMBORAN ERIKSON NPM : 193210707 ABSTRAK Kunci keberhasilan penyelesaian operasi pemboran terletak pada lumpur pemboran yang dipilih dan dirancang dengan baik. Karakteristik lumpur pemboran khususnya sifat rheology, harus selalu dikontrol agar dapat berhasil melaksanakan tugasnya. Nanopart…
Saat dilakukannya operasi pemboran adanya lumpur pemboran merupakan salah satu hal yang terpenting. Apabila rheology dan filtration lumpur pemboran tidak dijaga dapat menimbulkan permasalahan seperti terjadinya kick ataupun filtration loss. Oleh karena itu rheology dan filtration harus dijaga salah satunya dengan penambahan bahan seperti polimer, ataupun bahan aditif lainnya. Penggunaan bahan a…
Sumur B merupakan sumur produksi yang ditutup pada tahun 2017 dikarenakan tidak ekonomis lagi. Sumur ini kembali dibuka pada tahun 2019 dengan tujuan untuk diubah menjadi sumur observasi. Sumur B ini dibuka dengan cara melakukan drill out cement pada plug yang menutup sumur. Sebelum melakukan drill out cement terdapat permasalahan pada pompa yaitu tidak idealnya laju alir pompa actual dengan la…
Dalam beberapa tahun terakhir upaya besar telah dilakukan untuk meningkatkan kekuatan semen dasar dengan aditif yang bersifat pozzolanik. Fly Ash (FA) telah diketahui mampu untuk meningkatkan kekuatan semen karena sifat pozzolannya. Hal ini dikarenakan FA memiliki kandungan silika yang tinggi dan juga kaya akan kandungan Al2O3 dan Fe2O3.FA masih bisa ditingkatkan dengan menggabungkan FA dengan…
Pada proses produksi, fluida yang ikut terproduksi adalah minyak, gas dan air. Air formasi yang terproduksi harus diolah terlebih dahulu karena mempunyai kandungan ion yang besar akan berdampak buruk terhadap peralatan sumur injeksi air. Salah satu cara untuk mengolah air formasi yaitu dengan menggunakan Graphene Oxide cangkang kelapa sawit, Graphene oxide memiliki tingkat kemampuan adsorpsi ti…
Compressive Strength (CS) dan Shear Bond Strength (SBS) merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas semen pemboran. CS dan SBS yang kuat akan merekatkan casing dengan dinding formasi sehingga mencegah terjadinya pergerakan fluida melalui ruang annular, melindungi dan membantu casing menghentikan pergerakan fluida ke dalam formasi yang retak. Aditif yang biasa digunakan untuk mening…
Kekuatan semen yang kuat dapat menjaga casing agar tetap kokoh, menahan tekanan dari arah horizontal maupun vertikal dan menutup zona bertekanan abnormal pada formasi. Maka dari itu perlu penambahan aditif pada suspensi semen agar kekuatan semen dapat sesuai dengan kondisi formasi tersebut. Salah satu bahan aditif alternatif yang telah diteliti yaitu bahan pozzolan dari FA daun bambu ampel. Did…
ANALISA PENGARUH DEMULSIFIER GRAPHENE OXIDE NANOSHEETS TERHADAP INTERAKSI PARTIKEL EMULSI OIL IN WATER ZADIRA AYU SAPUTRI NPM 193210319 ABSTRAK Pada produksi minyak bumi, air yang ikut terproduksi akan bercampur dengan minyak membentuk emulsi yang stabil karena adanya kandungan aspal dan resin (surfaktan natural). Sehingga untuk memenuhi standar kualitas air injeksi dan agar tidak mencemari lin…
ANALISIS WATER TREATMENT AIR FORMASI MENGGUNAKAN GRAPHENE OXIDE KULIT SINGKONG DENGAN METODE PERENDAMAN BERDASARKAN VARIASI WAKTU DAN KONSENTRASI QODDRIYYAH ANDELA SAPUTRI 163210042 ABSTRAK Air formasi yang terproduksi bersamaan dengan minyak dan gas, sebelum diinjeksikan ke sumur injeksi akan di treatment terlebih dahulu agar tidak terjadi permasalahan injeksi. Penelitian ini akan memfokuskan …
Permasalahan emulsi sering terjadi saat proses produksi minyak bumi yang nantinya akan menyebabkan masalah seperti terjadinya scale pada flowline, production dan gathering station dan korosi pada pipeline sehingga harus diberikan penanganan khusus. Tujuan penelitian ini untuk meneliti potensi nano graphene oxide sebagai demulsifier. Nano graphene oxide akan disintesis menggunakan metode Liquid …