Seorang mahasiswa harus bisa mempertahankan dan meningkat semangat dalam belajar yang bertujuan membuat mahasiswa mandiri tanpa ada dorongan maupun paksaan ketika belajar, sehingga mahasiswa dapat mencapai kemandirian belajar yang sebenar-benarnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat hubungan konsep diri dengan kemandirian belajar pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Dengan sampelnya da…
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN PENYESUAIAN DIRI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN DAR-EL HIKMAH PEKANBARU Linda Sari 198110107 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Santri baru biasanya dituntut untuk dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungan barunya dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda, baik di lingkungan asrama maupun di lingkungan sekolah. Teman sebaya…
HUBUNGAN SELF-COMPASSION TERHADAP KESEPIAN PADA MAHASISWA RANTAU UNIVERSITAS ISLAM RIAU Mariana Wati Marbun 198110075 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Self-compassion merupakan penerimaan diri atau perhatian diri terhadap suatu kegagalan atau keadaan yang sedang dialami . Kesepian dapat dialami oleh siapa saja termasuk pada mahasiswa rantau. yang dapat mengakibatkan terjadinya …
Efikasi diri guru merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas kinerja guru dalam proses pembelajaran. Guru yang memiliki efikasi diri tinggi cenderung lebih yakin terhadap kemampuannya dalam mengelola kelas, merancang strategi pembelajaran, serta menghadapi berbagai tantangan dalam kegiatan belajar mengajar. Keyakinan terhadap kemampuan diri tersebut dapat memberikan pengaruh …
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PHUBBING DENGAN KUALITAS PERTEMANAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM RIAU NIKKEN WAHYUNING ARUM 228110082 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Perkembangan teknologi dan penggunaan smartphone yang semakin intens di kalangan mahasiswa memunculkan fenomena perilaku phubbing, yaitu tindakan mengabaikan lawan bicara karena lebih fokus pada smartphone. Perilaku …
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres akademik pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMK Kesehatan Pro-Skill di Pekanbaru yang berjumlah 386 siswa. Penentuan sampel mengacu pada tabel Krejcie dan Morgan sehingga diperoleh jumlah sampel minimal se…
Digital well-being merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan individu di era modern, khususnya pada Generasi Z yang memiliki intensitas tinggi dalam penggunaan media sosial. Dalam konteks ini, kemampuan individu dalam online self-presentation menjadi salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan tingkat digital well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara onli…
Media sosial X menjadi salah satu platform yang banyak digunakan oleh Generasi Z sebagai sarana berkomunikasi dan mengekspresikan diri, sehingga berpotensi mendorong perilaku self-disclosure. Namun, perilaku self-disclosure tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan kontrol diri agar individu dapat mengelola informasi pribadi yang dibagikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ant…
Quarter-life crisis adalah fase krisis emosional yang umumnya dialami oleh individu di usia 18-25 tahun yang muncul akibat tekanan akademik, sosial dan psikologis, serta diperparah oleh perbandingan sosial yang muncul karena kebutuhan individu mengevaluasi diri, pengaruh lingkungan, pengaruh media sosial yang menampilkan keberhasilan orang lain, sehingga memicu perasaan tertinggal, cemas, dan t…
Perkembangan media sosial di era digital memberikan dampak yang signifikan terhadap aspek kehidupan mahasiswa, salah satunya dalam pola perilaku konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Populasi adalah seluruh mahasiswa yang menggunakan tiktok di Universitas Islam Riau dengan…