Compressive Strength (CS) dan Shear Bond Strength (SBS) merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas semen pemboran. CS dan SBS yang kuat akan merekatkan casing dengan dinding formasi sehingga mencegah terjadinya pergerakan fluida melalui ruang annular, melindungi dan membantu casing menghentikan pergerakan fluida ke dalam formasi yang retak. Aditif yang biasa digunakan untuk mening…
Kekuatan semen yang kuat dapat menjaga casing agar tetap kokoh, menahan tekanan dari arah horizontal maupun vertikal dan menutup zona bertekanan abnormal pada formasi. Maka dari itu perlu penambahan aditif pada suspensi semen agar kekuatan semen dapat sesuai dengan kondisi formasi tersebut. Salah satu bahan aditif alternatif yang telah diteliti yaitu bahan pozzolan dari FA daun bambu ampel. Did…
ANALISA PENGARUH DEMULSIFIER GRAPHENE OXIDE NANOSHEETS TERHADAP INTERAKSI PARTIKEL EMULSI OIL IN WATER ZADIRA AYU SAPUTRI NPM 193210319 ABSTRAK Pada produksi minyak bumi, air yang ikut terproduksi akan bercampur dengan minyak membentuk emulsi yang stabil karena adanya kandungan aspal dan resin (surfaktan natural). Sehingga untuk memenuhi standar kualitas air injeksi dan agar tidak mencemari lin…
ANALISIS WATER TREATMENT AIR FORMASI MENGGUNAKAN GRAPHENE OXIDE KULIT SINGKONG DENGAN METODE PERENDAMAN BERDASARKAN VARIASI WAKTU DAN KONSENTRASI QODDRIYYAH ANDELA SAPUTRI 163210042 ABSTRAK Air formasi yang terproduksi bersamaan dengan minyak dan gas, sebelum diinjeksikan ke sumur injeksi akan di treatment terlebih dahulu agar tidak terjadi permasalahan injeksi. Penelitian ini akan memfokuskan …
Permasalahan emulsi sering terjadi saat proses produksi minyak bumi yang nantinya akan menyebabkan masalah seperti terjadinya scale pada flowline, production dan gathering station dan korosi pada pipeline sehingga harus diberikan penanganan khusus. Tujuan penelitian ini untuk meneliti potensi nano graphene oxide sebagai demulsifier. Nano graphene oxide akan disintesis menggunakan metode Liquid …
ABSTRAK Hilangnya lumpur sirkulasi pemboran ialah hilangnya fluida pemboran sebagian atau seluruhnya yang masuk kedalam formasi selama pemboran berlangsung. Masuknya lumpur pemboran kedalam formasi bisa diakibatkan secara alamiah, jenis, tekanan formasi yang ditembus mata bor. Untuk mengatasi masalah hilangnya lumpur sirkulasi pada sumur X ini dilakukan dengan menggunakan metode additive LCM be…
Viskositas yang tinggi dari minyak berat dapat menyebabkan berbagai permasalahan di bawah maupun di permukaan sehingga reduksi viskositas minyak berat menjadi hal yang penting. Penyebab dari tingginya viskositas minyak berat sangat terkait dengan komponennya, salah satunya adalah asphaltene. Nanoteknologi telah muncul sebagai teknik reduksi viskositas minyak bumi yang mampu bersaing secara …
Pada saat produksi minyak, biasanya akan terproduksi juga gas dan air. Air formasi yang terproduksi harus di treatment terlebih dahulu agar tidak terjadi permasalahan injeksi. Salah satu cara mengolah air formasi menggunakan Graphene Oxide (GO) untuk pengolahan air formasi. Karena serbuk graphite memiliki kandungan karbon yang cukup tinggi, maka berpotensi tinggi untuk menghasilkan graphene ox…
Penyumbatan pada Float Equipment (FE) menyebabkan terkendalanya proses injeksi lumpur pemboran pada saat sirkulasi lumpur pemboran sebelum melakukan penyemenan sumur pada casing 13 3/8”. Selain itu juga FE berfungsi menghalang semen dan fluida yang diinjeksikan kembali masuk ke dalam casing pada saat sirkulasi. Kegagalan fungsi dari FE memberikan dampak pada proses pengerjaan sumur baik segi …
Paraffin deposite merupakan permasalahan yang sering terjadi pada proses produksi. Paraffin deposite dapat terjadi pada sumur yang memiliki karakteristik adanya pertumbuhan parafin. Sumur X mengalami pertumbuhan parafin karena karakteristik sumur yang parafinik dengan nilai CII sebesar 3,17 dan kondisi minyak tidak stabil, sehingga hasil produksi minyak mengalami penurunan produksi dan mengandu…