Text
Analisis Usahatani Padi Sawah Pengguna Combine Harvester Di Kampung Langsat Permai Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak Provinsi Riau
Analisis Usahatani Padi Sawah Pengguna Combine Harvester di Kampung Langsat Permai Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak Provinsi Riau. Dibawah Bimbingan Bapak Dr. Ir. Ujang Paman Ismail, M. Agr. Kabupaten Siak adalah salah satu penghasil padi terbesar di Provinsi Riau, yang sangat dikenal sebagai lumbung padi. Padi adalah salah satu komoditas yang sangat penting secara ekonomi, sosial, dan politik. Perekonomian keluarga tani dan pedesaan masih bergantung pada usaha tani padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari karakteristik dan profil usahatani padi sawah yang menggunakan combine harvester, serta biaya, produksi, dan pendapatan usahatani padi sawah yang menggunakan combine harvester, dan nilai efisiensi mereka. Di Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, metode survei digunakan dalam penelitian ini. Untuk penelitian ini, 20 individu yang dipilih melalui sensus digunakan. Dalam penelitian ini, analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menganalisis data. Data primer dan data sekunder adalah sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani padi ratarata berumur 40 tahun, memiliki tingkat pendidikan rata-rata 8 tahun, pengalaman berbisnis rata-rata 4 tahun, dan jumlah tanggungan kepala keluarga rata-rata 5 orang. Total biaya usahatani padi sawah di Kampung Langsat Permai secara yaitu sebesar Rp. 4.035.320,70/Ha/MT. Dimana terdapat biaya penggunaan pupuk urea sebesar Rp. 270.827,59/Ha/MT dan pupuk phonska Rp.312.448,28/Ha/MT, biaya pestisida sebesar Rp. 2.805,000/Ha/MT, rata-rata penggunaan combine harvester sebesar Rp. 675.000,00/Ha/MT dan biaya penyusutan alat yaitu sebesa Rp. 1.601.458,33. Total produksi usahatani padi sawah dengan menggunakan mesin combine harvester yaitu sebanyak 6.265,00 Kg/Ha/MT dengan rata-rata harga sebesar Rp. 4.650/Kg. Sehingga memperoleh pendapatan kotor sebesar Rp. 29.132.250,00/Ha/MT atau pendapatan bersih sebesar Rp. 25.096.929,30/Ha/MT dengan nilai RCR sebesar 7,22.
No other version available