Text
Analisa Kinerja Keuangan Perusahaan Asuransi di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Early Warning System Priode 2018-2021
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan
perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan setelah
covid-19 periode 2018-2021 menggunakan rasio Early Warning system.
Penelitian ini menggunakan tolak ukur NAIC (National Assosiation of Insurence
Commisioner). Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 13 perusahaan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah 5
perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sesuai kriteria yang
dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan analisis
deskriptif. Data yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan periode
2018-2019. Rasio yang berada diluar batas normal yang paling banyak adalah
rasio underwriting dan rasio beban klaim. Rasio yang banyak berada dalam batas
normal adalah rasio likuiditas. Berdasarkan dari hasil rasio yang telah dihitung
sebelum dan setelah covid, tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap kinerja
keuangan perusahaan yang diteliti. Hal ini dapat dilihat sebagian besar dari hasil
ke-5 rasio selama periode 2018-2019 cenderung sama setiap tahunnya. Dari ke-5
perusahaan yang diteliti, hanya perusahaan Asuransi Bina Dana Arta Tbk yang
masuk dalam kategori sehat dalam kinerja keuangannya.
No other version available