Art Original
Analisa Perhitungan Quantity Take Off Dan Biaya Dengan Menggunakan Aplikasi Cubicost
Proyek konstruksi di Indonesia sebagian umumnya menggunakan metode konvensional, seperti untuk mendesain gambar bangunan menggunakan autocad,dan excel untuk menghitung volume dan biaya yang masih menggunakan paper-based untuk outputnya dimana informasi yang tersedia dapat terpisah-pisah karena dokumen yang dimiliki konsultan dan kontraktor bisa saja berbeda karena perubahan yang terjadi di lapangan. Akibatnya terjadi Contract Change Order (CCO), dan hal tersebut tidak efisien karena harus ada pekerjaan ulang (Rework). Karena hal tersebut hadirlah konsep BIM dalam dunia konstruksi. Terdapat sebuah software pendukung BIM yang bernama Cubicost. Cubicost adalah salah satu dari perangkat lunak Building Information Modelling (BIM). Aplikasi Cubicost dapat terintegrasi dengan model pembangunan secara keseluruhan yang akan dibangun. Hal ini dapat menghemat waktu dan biaya pada suatu proyek karena dari model dan data di dalam BIM, kontraktor dapat membuat metode pengerjaan yang efektif, yang dapat menghindarkan pengerjaan ulang. Metode yang digunakan dalam studi ini yaitu quantity take-off dengan bantuan dua software yaitu Cubicost TAS untuk perhitungan volume dan Cubicost TRB untuk penulangan. Peneliti membuat model 3D dari data yang didapat dari proyek, kemudian dilakukan perbandingan selisih perhitungan antara volume hasil BIM dengan konvensional yang didapatkan 8,03% lebih hemat dalam biaya pekerjaan dengan menggunakan metode BIM dibandingkan dengan metode konvensional
No other version available