Art Original
Strategi Pengembangan Usahatani Nanas Di Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai Provinsi Riau
Strategi Pengembangan Usahatani Nanas Di Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai Provinsi Riau, di bawah bimbingan Bapak. Heriyanto, SP., M.Si selaku dosen pembimbing. Buah nanas merupakan salah satu komoditas unggulan di Kelurahan Mundam karena didukung oleh keadaan geografisnya. Namun, ada banyak faktor yang mempengaruhi berkembangnya usahatani nanas ini. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhinya yaitu kurang optimalnya manajemen usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Karakteristik petani dan profil usahatani nanas di Kelurahan Mundam, 2) Usahatani nanas , 3) Strategi pengembangan usahatani nanas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis biaya dan pendapatan, SWOT dan QSPM . Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan yang dimulai pada bulan Oktober 2022-Maret 2023. Penentuan sampel dilakukan secara simple random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik rata-rata umur petani nanas di Kelurahan Mundam adalah 43 tahun yang berkisar antara 32-56 tahun, tingkat pendidikan rata-rata 8 tahun, pengalaman berusaha 19 tahun, tanggungan keluarga 5 orang dengan profil luas lahan adalah 1,93 hektar dengan jumlah produksi 40.098,60 buah/tahun dan produktivitas 20.740,66 buah/ha dan lahan tersebut adalah milik sendiri dan pinjam pakai. Dari hasil analisis usahatani total biaya yang dikeluarkan usahatani nanas adalah Rp.28.819.119,52/ha/tahun, jumlah produksi sebanyak 40.098,60 buah/tahun dengan harga jual Rp. 2.136,63/buah, sehingga diperoleh pendapatan kotor sebesar Rp. 85.675.933,33/ha/tahun, pendapatan bersih Rp.56.856.813,81/ha/tahun dan efisiensi usaha sebesar 2,97. Hasil analisis strategi menggunakan SWOT dengan memperhatikan faktor internal dan eksternal usahatani nanas berada di Kuadran I, diperoleh 13 alternatif strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan usahatani nanas di Kelurahan Mundam, melalui analisis QSPM diketahui 3 faktor dominan yang dapat mengembangkan usahatani nanas yakni, mempelajari pemeliharaan sesuai SOP dan melakukan kegiatan usahatani dengan penginderaan jauh terhadap perubahan cuaca berdasarkan waktu tertentu; Menjalin kerjasama dengan industri pengolahan agar buah nanas dapat di pasarkan seluruhnya; dan Meningkatkan produksi dengan memanfaatkan lahan yang tersedia kerena terdapat kepastian pasar karena adanya pedagang pengumpul dan industri pengolahan.
No other version available