Art Original
Peran Kepala Muban Dalam Pencegahan Narkoba Di Muban Dalampan Ampe Bannangsta Changwat Yala Thailand
Peran Kepala Muban Dalam Pencegahan Narkoba Di Muban Dalampan Ampe Bannagsta Changwat Yala Thailand ABSTRAK SUKREE TOSOMHAE Masalah narkoba di Thailand Ini adalah masalah penting bahwa kebijakan pemerintah telah membuat agenda nasional. bahwa semua sektor harus memperhatikan dan saling membantu untuk mencegah dan memecahkan masalah secara bersama-sama secara terpadu Thailand adalah daerah epidemi dan pintu masuk narkotika ke banyak bagian dunia.Narkoba yang lazim di Thailand termasuk opium, heroin, mariyuana, methamphetamine, inhalansia, kokain, ekstasi, dan beberapa zat psikotropika seperti pil tidur. Narkoba yang sangat marak dan bermasalah serius adalah sabu yang tersebar luas di setiap daerah. khususnya pada kelompok remaja siswa Pedagangnya tersebar di berbagai daerah mulai dari tingkat besar, menengah, dan kecil di daerah wabah. dan sebagainya. Tipe penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, karena dalam pelaksanaannya peneliti akan mengenali subjek, kemudian mewawancarai subjek dan memahami apa yang sedang terjadi pada Muban dalampan di Ampe Bannangsta dan mengetahui peranan kepala Muban dalam pencegahan narkoba tersebut. Hasil Penelitian Tentang . Peran Kepala Muban Dalam pencegahan narkoba Di Muban dalampan Ampe Bannagsta Changwat Yala Thailand.Peneliti mendapatkan data berupa hasil observasi, dokumenntasi dan wawancara. Wawancara dilakukan penelitian dengan beberapa narasumber key informan kepala Muban dalampan Changwat Yala Thailand, devisi bidang pencegahan dan masyarakat Muban dalampan Changwat Yala Thailand. Adapun kesimpulan dari penelitian mengenai peran dalam pencegahan narkoba di Muban dalampan Ampe Bannangsta Changwat Yala Thailand dalam bentuk motivasi, fasilitator, dan mobilisator. Berdasarkan hasil penelitian, peran kepala Muban dalampan Changwat Yala Thailand dalam motivasi, fasilitator dan mobilisator dinilai sudah berperan. Adapun peran kepala Muban yang dinilai lemah yaitu terdapat pada indikator fasilitator. Hal tersebut dikarenakan peran kepala Muban dalam indikator tersebut dinilai cukup berperan, terutama pada aspek sarana dan prasarana tidak semua Muban dalampan menikmati fasilitas yang dibuat pemerintah disebabkan luasnya Muban tersebut. Sehingga hanya sebagian masyarakat yang dapat menggunakan fasilitas yang disediakan.
No other version available