Art Original
Pengaruh Penambahan Kapur Terhadap Kuat Tekan Bata Merah Tanpa Pembakaran
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TERHADAP KUAT TEKAN BATA MERAH TANPA PEMBAKARAN BENI SATIAWAN 163110208 ABSTRAK Proses pembakaran batu bata ini umumnya membutuhkan pembakaran pada suhu tinggi sekitar 800? menggunakan kayu bakar atau batu bara. Tetapi cara pembuatan batu bata dengan pembakaran ini tidak baik untuk dilakukan, karena akan menghasilkan peningkatan gas karbondioksida dalam jumlah yang besar. Gas karbondioksida merupakan salah satu gas penyebab utama terjadinya masalah lingkungan, seperti: efek rumah kaca dan polusi udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar optimum campuran kapur untuk batu bata tanpa pembakaran. Persentase komposisi material tanah asli 100% dan penambahan kapur sebesar 0%, 3%, 6% dan 10% serta waktu pengeringan 3, 7, 14 dan 28. Standart pengujian sifat fisik dan mekanik bata tanpa pembakaran menggunakan SNI-2094-2000. Serta pengujian properties tanah asli antara lain uji berat jenis tanah (Gs), kadar air tanah, dan analisa saringan. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan yang telah dilakukan didapatkan nilai kuat tekan terbesar pada campuran 6% kapur dengan umur pengeringan 14 hari yaitu sebesar 23,8 ?kg/cm?^2, 20,4 ?kg/cm?^2 pada sampel C28 Umur pengeringan 28 hari. Nilai kuat tekan terendah didapatkan pada sampel A dengan 0% campuran kapur dan umur pengeringan 3 hari sebesar 11,9 ?kg/cm?^2. Nilai kuat tekan belum memenuhi standart kuat tekan SNI-2094-2000. Kerapatan semu (density) terbesar didapatkan pada campuran kapur 6% pada umur pengeringan 14 hari sebesar 1,687 gram/cm^3 dan kerapatan semu terendah sebesar 1,418 gram/cm^3 pada campuran kapur 10% umur pengeringan 28 hari. Sedangkan untuk penyerapan air semua variasi campuran dan umur pengeringan memenuhi syarat maksimum menurut SNI-2094-2000. Kata Kunci : Batu Bata Merah Tanpa Pembakaran, Kuat Tekan Bata Merah
No other version available