Art Original
Analisis Penanganan Hidrat Gas Dengan Insulasi Thermal Pada Bagian Pipa Flowline Menggunakan Software Aspen Hysys
Hidrat gas adalah permasalahan yang terkait dengan transmisi air terutama pada pipa Offshore. Pembentukan Hidrat pada pipa bawah laut merupakan masalah utama yang muncul karena penurunan temperatur dan perubahan termodinamika lainnya selama produksi. Pembentukan Hidrat dalam pipa bawah laut harus dicegah secara efektif untuk mecegah banyaknya Heat Loss agar pipa beroperasi secara normal. Insulasi pipa bawah laut sangat penting untuk menghindari kemungkinan pembentukan Hidrat. Studi ini menganalisis sensitivitas proses pembentukan senyawa hidrat pada sistem flow line dengan diameter 9,5" dengan panjang sekitar 22 Km di lapangan gas perairan dalam, berdasarkan kondisi aktual dan asumsi laju produksi. Pemodelan untuk mempelajari pembentukan hidrat dilakukan dengan membangun pemodelan sistem perpipaan bawah air yang digambarkan dari kepala sumur ke pipa permukaan dengan menggunakan simulator proses Aspen HYSYS. Pada lapangan ini yang berada di lepas pantai selat Makassar memiliki tekanan 1900 psig, temperatur 125 °F dan laju aliran produksi 85 MMSCFD sebagai kondisi dasar. Hasil dari analisis software Aspen Hysys menunjukkan material insulasi yang digunakan adalah Urethane Foam dengan nilai konduktivitas termal nya 18 W/m-K dan ketebebalan dari material insulasi 150 mm.
No other version available