Art Original
Penelitian Sifat-sifat Batu Bata Merah Di Pekanbaru
Kota Pekanbaru merupakan salah satu daerah penghasil batu bata merah. Meningkatnya pembangunan yang terjadi di Kota Pekanbaru mengakibatkan bertambahnya jumlah bahan bangunan yang digunakan, yang dalam hal ini tentunya berdampak pada peningkatan produksi sekaligus peningkatan kualitas produksi. daya saing di pasar. Dengan mengkaji sifat fisik dan mekanik bata merah diharapkan dapat diperoleh kekuatan yang baik, dan bata merah jenis ini dapat digunakan dengan baik pada bangunan gedung. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahu sifat fisik dan mekanik batu bata merah di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan meteode eksperimental laboratorium, dengan pengujian sifat fisik dan mekanik meliputi pengujian, sifat tampak, kadar garam, daya serap air, density, kuat tekan. Benda uji berbentuk prisma segiempat yang diambil dari 6 lokasi pabrik batu bata merah yang berbeda dengan masing masing pabrik diambil 15 buah batu bata merah yang telah produksi lalu dilakukan pengujian di laboratorium. Dari pengujian sifat fisik yang dilakukan terdiri dari pengukuran dimensi, penimbangan berat, warna, penampang dan kandungan garam. Kode sampel B dan D yang memenuhi seluruh persyaratan sifat fisik, sedangkan kode sampel lainnya hanya memenuhi pengujian kadar garam. Dari pengujian sifat mekanis yang dilakukan terdiri dari pengujian penyerapan air, pengujian density, dan kuat tekan. Seluruh sampel memenuhi persyaratan pengujian penyerapan air dengan nilai antara 5,75% – 18,52% yang mana nilai ketentuan SNI 15-2094-2000 adalah 20%, dan pengujian density dengan nilai antara 1,56 gram/cm3 – 1,77 gram/cm3 dengan ketentuan dalam SNI 15-2094-2000 minimum 1,2 gram/cm3 . Sedangkan untuk kuat tekan tidak ada sampel yang memenuhi standar yang disyaratkan dalam SNI 15-2094-2000 nilai minimum 50 Kg/cm3 Kg/cm3 , dengan nilai pengujian tertinggi hingga terendah ialah 25.07 Kg/cm3 -44,5 Kg/cm3 .
No other version available