Art Original
Analisis Semiotika Pidato Sambutan Presiden Pada Ibu Kota Nusantara (ikn) Tanggal 18 Oktober 2022 Di Channel Youtube Sekretariat Presiden
ANALISIS SEMIOTIKA PIDATO SAMBUTAN PRESIDEN PADA IBU KOTA NUSANTARA (IKN) TANGGAL 18 OKTOBER 2022 DI CHANNEL YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN TOMY ARJUNES 169110139 Semiotika adalah metode analisis yang mengkaji tentang tanda-tanda. Pidato ialah memberikan ceramah didepan orang banyak. Memberi ceramah bisa berupa penyampaian himbauan atau penjelasan akan sesuatu yang penting. Pada tanggal 18 Oktober 2022, Presiden Jokowi melakukan pidato sambutan pada Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlangsung di Ballroom Djakarta Theater, Provinsi DKI Jakarta. Pidato yang menjadi bahan penelitian ini adalah video pidato sabutan presiden pada IKN di channel youtube Sekretariat Presiden. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengungkap makna denotasi, konotasi serta mitos pada pidato Presiden tersebut, dengan menggunakan metode kualitatif serta pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini dari keseluruhan pidato yang terdiri dari 10 scene mengungkap makna denotasi bahawa Presiden merencanakan pemindahan ibukota bukan sekedar pemindahan biasa ataupun fisiknya yang dipindahkan tetapi presiden membangun perubahan peradaban Indonesia. Kemudian makna konotasi dari 10 scene yaitu bahwa presiden dengan pidatonya ingin memperjelas kepada masyarakat tentang pembangunan IKN dan menjelaskan bagaimana proses pembangunan IKN serta menjelaskan hasil dari pembangunan IKN. Kemudian menciptakan makna mitos dari 10 scene pidato yaitu Presiden dengan pidatonya ingin mengarahkan opini masyarakat dari yang kurang yakin kearah yang lebih yakin untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat terhadap pembangunan IKN ini karena banyak betuk ketidak percayaan masyarakat, itu dapat dilihat dari pernyataan kalimat yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo.
No other version available