Art Original
Analisis Sensitivitas Pola Sumur Injeksi Dan Laju Injeksi Asp Flooding Pada Reservoir Sandstone Menggunakan Simulator Cmg
Pada saat waterflood tidak dapat lagi meningkatkan produksi minyak dengan efektif maka dapat dilakukan tahap tertiery recovery dengan aplikasi metode EOR. Injeksi Alkaline Surfactant Polymer adalah salah satu metode EOR yang dapat meningkatkan sweep efficiency dan oil recovey dengan menurunkan interfacial tention antara minyak dan air untuk mengurangi residual oil saturation yang terperangkap di dalam pori batuan setelah dilakukannya waterflood. Dalam Injeksi ASP ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti pemilihan pola sumur injeksi-produksi dan laju injeksi. Pada penelitian ini dilakukan studi simulasi reservoir untuk membandingkan 3 pola sumur injeksi yaitu inverted five, seven, dan nine spot menggunakan variasi laju injeksi 1500bbl/day, 2000bbl/day dan 2500bbl/day di setiap sumur injeksi yang berbeda. Model yang dibuat merupakan model konseptual dengan ukuran blok grid 15x15x8 di CMG-STARS, dengan luas area reservoir 22.500?2 , OOIP 1.538.391,22 bbl dengan nilai recovery factor sebelum injeksi 24,9% dan sifat batuan water wet, dengan tujuan untuk menentukan skenario terbaik berdasarkan perolehan nilai oil rate, cumulative oil dan oil recovery factor tertinggi dengan melihat sensitivitas pola sumur injeksi dan laju injeksi yang dapat diaplikasikan pada lapangan n. Berdasarkan hasil simulsi yang telah dilakukan didapat skenario terbaik pada pola inverted nine spot dengan nilai oil rate 2.326 bbl, cumulative oil 994,245 bbl/day dan oil recovery factor 69,5%. Pada hasil analisis sensitivitas, pola sumur inverted nine spot memiliki efek perpindahan pada area sapuan yang lebih baik dibandingkan dua pola lainnya. Sedangkan pengaruh parameter injection rate menghasilkan kenaikan pada oil rate, cumulative oil, dan oil recovery factor seiring dengan penambahan nilai injection rate nya
No other version available