Art Original
Analisis Usahatani dan Faktor Produksi Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet Swadaya di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau
Agribisnis perkebunan kelapa sawit dan karet di Kecamatan Rengat Barat telah berkembang pesat dan memiliki peranan penting dalam perekonomian masyarakat. ketersediaan lahan perkebunan, agroklimat atau iklim yang sesuai, ketersedian tenaga kerja, dan ketersedian pasar. Produksi TBS dan Bokar selama ini masih rendah dan menyebabkan ketidakseimbangan produksi dan permintaan TBS dan Bokar. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis karakteristik petani dan profil usahatani perkebunan kelapa sawit dan karet, (2) menganalisis usahatani perkebunan kelapa sawit dan karet, (3) faktor yang berpengaruh terhadap produksi TBS kelapa sawit dan Bokar karet di Kecamatan Rengat Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang petani kelapa sawit dan 60 orang petani karet dengan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata umur petani kelapa sawit dan sawit tergolong tua. Pada umumnya tingkat Pendidikan petani kelapa sawit dan karet lulusan SMP. Lahan garapan petani kelapa sawit dan karet merupakan lahan milik sendiri. Luas lahan perkebunan yang dimiliki petani kelapa sawit rata-rata 2,0 ha dan petani karet rata-rata 0,93 ha. Penggunaan bibit kelapa sawit 139 batang/tahun dan bibit karet 488 batang/tahun penggunaan pupuk masih dibawah dosis yang dianjurkan. Penggunaan tenaga kerja berasal dari tenaga kerja luar keluarga (TKLK). Pendapatan bersih petani perkebunan kelapa sawit sebesar Rp 23.347.787 Ha/Tahun dengan Efisiensi RCR= 2,37 dan pendapatan bersih petani perkebunan karet sebesar Rp 13.181.195 Ha/Tahun dengan Efisiensi RCR= 2,17 yang berarti usahatani perkebunan kelapa sawit dan karet di Kecamatan Rengat Barat layak untuk dikembangkan. Faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi TBS kelapa sawit adalah penggunaan pupuk, tenaga kerja dan umur tanaman. Faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi bokar karet adalah tenaga kerja dan jumlah tanaman sedangkan herbisida berpengaruh negatif.
No other version available