Text
Respon Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica Rapa) Terhadap Bokashi Daun Ketapang Dan Npk 16:16:16
Penelitian berutujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman sawi Pakcoy terhadap interaksi maupun perlakuan utama bokashi daun ketapang dan NPK 16:16:16. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution Km 11, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan terhitung dari bulan Maret sampai dengan April 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu dosis Bokashi Daun Ketapang (B) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 30, 60, dan 90 g/tanaman dan faktor kedua yaitu dosis NPK 16:16:16 (N) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 0,6, 1,2, dan 1,8 g/tanaman sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan maka terdapat 48 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat basah tanaman, dan berat basah ekonomis. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Dari hasil penelitian yang sudah dilaksanakan dapat dismpulkan bahwa, pengaruh interaksi bokashi daun ketapang dan NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali tinggi tanaman dan lebar daun. Perlakuan terbaik pada kombinasi bokashi daun ketapang 90 g/tanaman dan NPK 16:16:16 1,8 g/tanaman (B3N3). Perlakuan utama bokashi daun ketapang berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik bokashi daun ketapang 90 g/tanaman (B3). Perlakuan utama NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik pada NPK 16:16:16 1,8 g/tanaman (N3).
No other version available