Art Original
Pengaruh Religious Struggle Terhadap Subjective Well Being Pada Muslim Yang Berhijrah Di Pekanbaru
Proses hijrah yang penuh tantangan menyebabkan muslim yang berhijrah mengalami subjective well being yang buruk. Salah satu faktor yang diasumsikan berpengaruh terhadap subjective well being adalah religious struggle. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh religious struggle terhadap subjective well being pada muslim yang berhijrah di Pekanbaru. Subjek penelitian berjumlah 323 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu snowball sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala religious and spiritual struggle berjumlah 26 aitem untuk mengukur religious struggle. Subjective well being diukur menggunakan dua skala yaitu, skala satisfaction with life berjumlah 5 aitem dan skala positive and negative affect berjumlah 20 aitem. Data dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan software smartPLS 3.0 M3. Hasil penelitian ini bahwa religious struggle memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap subjective well being dengan nilai koefisien jalur sebesar -0,564, nilai p value 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 11.969 dan R 2 sebesar 0,318. Artinya semakin tinggi tingkat religious struggle maka semakin rendah subjective well being pada muslim yang melakukan hijrah di Pekanbaru.
No other version available