Text
Pengembangan Aplikasi Chatbot Menggunakan Metode Addie (studi Kasus Kantor Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru)
Pelayanan publik di kantor Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru menghadapi sejumlah keterbatasan, baik dari segi teknologi maupun staf yang tersedia. Keterbatasan ini mengakibatkan penurunan efektivitas dan efisiensi dalam pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Chatbot berbasis Web yang mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik di kantor Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji aplikasi Chatbot tersebut dalam mengatasi permasalahan pelayanan publik serta menerapkan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam pengembangannya. Untuk menilai kelayakan aplikasi yang dikembangkan, peneliti menggunakan dua metode evaluasi, yaitu uji black box dan uji kelayakan dengan metode WebQual 4.0. Metode WebQual 4.0 digunakan untuk mengukur sejauh mana aplikasi memenuhi kebutuhan pengguna berdasarkan tiga indikator utama: kegunaan (usability), interaksi layanan (service interaction), dan kualitas informasi (information quality). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengguna aplikasi Chatbot memiliki persepsi positif terhadap kualitas informasi, kegunaan, dan interaksi layanan yang diberikan. Lebih dari 85% pengguna menyatakan puas dengan informasi yang akurat, relevan, dan jelas, menegaskan bahwa kualitas informasi merupakan faktor kunci dalam menentukan kepuasan pengguna. Secara keseluruhan, penerapan metode ADDIE dalam pengembangan aplikasi Chatbot berbasis Web berhasil meningkatkan pelayanan publik di kantor Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Aplikasi ini terbukti mampu mengatasi keterbatasan teknologi dan staf, sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif dan efisien. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi teknologi.
No other version available