Art Original
Anugerah Bumi Riau Di Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Analisis Pemasaran Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Pada CV. Anugerah Bumi Riau Di Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Dibawah Bimbingan Bapak Dr. Azharuddin M. Amin, M. Sc. Pemasaran hasil perkebunan kelapa sawit berupa TBS yang dilakukan secara mandiri oleh petani rakyat masih dirasa sangat sulit sehingga kehadiran CV. ABR dapat membantu petani rakyat dalam memasarkan TBS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Profil usaha CV. ABR , 2) Lembaga pemasaran, saluran pemasaran dan fungsi pemasaran yang terjadi antara petani kelapa sawit dengan CV. ABR dan PT. PEU, 3) Biaya pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran yang dihasilkan antara petani kelapa sawit dengan CV. ABR dan PT. PEU. Metode penelitian adalah survei. Penelitian dilakukan selama 6 (enam) bulan dimulai dari bulan Maret 2022 sampai bulan Agustus 2022. Responden dalam penelitian ini adalah 15 petani kelapa sawit yang bermitra dengan CV. ABR secara berkelanjutan yang berada di Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) CV. ABR merupakan lembaga perantara pemasaran TBS antara petani kelapa sawit dengan PT. PEU. CV. ABR dikategorikan sebagai usaha menengah dan perusahaan ini didirikan menggunakan modal yang berasal dari aset milik pendiri perusahaan yaitu Hidayat Siregar S.E. 2) Lembaga pemasaran yang terlibat meliputi petani kelapa sawit sebagai produsen TBS, CV. ABR sebagai perantara pemasaran dan PT. PEU sebagai konsumen TBS. Saluran pemasaran yang terjadi memiliki pola saluran pemasaran tingkat satu. CV. ABR bergerak dalam aktivitas pemasaran dengan melakukan fungsi-fungsi pemasaran yang meliputi fungsi pertukaran, fungsi distribusi fisik, dan fungsi pelancar guna menyalurkan TBS dari petani ke PT. PEU. 3). Biaya pemasaran pada CV. ABR meliputi biaya tagihan listrik sebesar Rp. 80,96/kg, tagihan internet sebesar Rp. 14,17/kg, gaji karyawan sebesar Rp. 89,96/kg. Biaya pemasaran pada petani meliputi biaya bongkar muat sebesar Rp. 20,00/kg, biaya timbang sebesar Rp. 20,00/kg, biaya sewa mobil sebesar Rp. 110,00/kg dan upah subir sebesar Rp. 30,00/kg. Dalam aktifitas pemasaran TBS ini diperoleh margin pemasaran sebesar Rp. 225,84/kg, farmer’s share sebesar 88,43%, efisiensi pemasaran pada petani sebesar 9,44% dan efisiseni pemasaran pada CV. ABR sebesar 9,22%. Persentase efisiensi pemasaran yang diperoleh menunjukkan bahwa kegiatan pemasaran TBS melalui CV. ABR dapat dikatakan sudah efisien. Kata Kunci : Pemasaran, Tandan Buah Segar ABSTRACT
No other version available