Art Original
Pengaruh Penggunaan Bakteri Bacillus Cereus Terhadap Kemampuan Beton Pulih Mandiri
Beton merupakan salah satumaterialyang sangatumum dipakai padapelaksanaanpembangunan inftrastruktur. Dalam penggunaan nya beton juga miliki beberapa masalah sepertikeretakan pada beton. Keretakan pada beton sering terjadi karena kelelahan akibat pembebanan,rangkak dan susut pada beton, faktor lingkungan, hingga kurang teliti dalam pengerjaan. Hal inijikadibiarkandalamwaktulamaakanmembuatkerusakanpadabetonitusendiri.Untukmengatasipermasalahntersebutperluditerapkansuatumetodeyangmembantubetonuntukmengatasi permasalahanyang dialami. Metode beton pulihmandirimenjadi salahsatumetodeyang dapat menutup keretakan halus yang muncul pada beton bertujuan agar bakteri BacillusCereusbereaksiuntukmenutupretakan.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuipengaruhpenggunaan bakteri Bacillus Cereus terhadap kemampuan beton pulih mandiri dan mengetahuibentuk pengaruh bakteri yang digunakan secara fisik dilihat dengan pengujian SEM (ScanningElectron Microscope) Metode beton pulih mandiri ini dilakukan dengan cara mencampur bakteri BacillusCereus pada adukan beton yang dibuat. Pambuatan sampel pengujian kuat tekan dan kuat tarikbelah beton mengacu pada SNI 7656-2012 tentang tata cara pemilihan campuran beton normal.Campuran beton akan ditambahkan larutan bakteri Bacillus cereus sebanyak 10% dari banyak airyang digunakan dalam campuran beton. Untuk melihat apakah bakteri mampu berkembang padabeton maka dilaksanakanpengujianSEM(ScenningElectron Microscope). Berdasarkan. penelitian kuat tekan dan kuat Tarik belah beton didapat hasil nilaikuattekan dan nilai kuat tarik beton dengan penambahan bakteri Bacillus Cereussebanyak 10% darijumlah air mengalami kenaikan dari beton normal. Kenaikan kuat tekan beton sebesar 3,6% darinilai kuat tekan beton normal rata – rata dengan nilai sebesar 21,35 MPa menjadi 22,12 MPa padabetondenganpenambahanbakteriBacillusCereus.Untukkuattarikbelahbetonmengalamikenaikan sebesar 24% dari nilai kuat tarik belah beton normal rata– rata sebssar 0,25 MPamenjadi 0,31 MPa pada beton dengan penambahan bakteri Bacillus Cereus. Dari hasil pengujianScanning Electronic Microscope pada beton terlihat perbedaan beton yang ditambahkan bakteribacilluscereus.Yaitu beton yang ditambahkan bakteri bacillus cereus terlihat sel bakteri berbentuk jarum.
No other version available