Art Original
Gambaran Stres Pada Remaja Perempuan Yang Mengalami Perlakuan Body Shaming
Perubahan hormon, fisik dan psikis pada remaja membawa suatu norma yang dapat dibanding-bandingkan oleh satu sama lain. Dengan ada banyaknya cara mengakses sesuatu yang sedang menjadi trending topic di media sosial, membuat terciptanya nilai-nilai atau standarisasi terutama mengenai aspek keindahan pada penampilan seseorang. Apabila tidak sesuai dengan nilai standarisasi kecantikan dan keindahan penampilan tersebut, maka akan terjadilah perlakuan body shaming. Body shaming merupakan suatu tindakan mengejek, menilai atau membandingkan penampilan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres pada remaja perempuan yang bersekolah di tingkat SMA dan Universitas tingkat awal yang mengalami perlakuan body shaming. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purpossive sampling. Adapun jumlah sampel yang diambil 102 remaja perempuan di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres pada remaja perempuan yang mengalami perlakuan body shaming berada pada tingkat tinggi dengan jumlah 39 remaja (38,2%). Penghitungan lanjutan dengan teknik one-way anova terhadap hasil uji beda usia nilai sig 0,663 yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar usia. Begitu pula hasil uji pada tingkat pendidikan nilai sig 0,507 yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar pendidikan.
No other version available