Art Original
Hubungan Antara Husnudzon Dengan Quarter Life Crisispada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Universitas Islam Riau
Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami permasalahan psikologis seperti stres, cemas, dan depresi berlebihan. Hal ini berhubungan dengan banyaknya faktor seperti tuntutan akademik, persiapan memasuki dunia kerja, dan krisis seperempat abad kehidupan (Quarter Life Crisis). Individu yang mengalami QLC mereka cenderung meragukan diri mereka sendiri, merasa tidak berdaya, stres, emosi yang tidak stabil, merasa takut gagal, dan mudah terasing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara husnudzon dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Riau. Penelitian ini melibatkan 402 sampel mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Riau yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana alat ukur yang digunakan adalah skala husnudzon yang disusun oleh Rusydi (2012), dan skala quarter life crisis yang dikembangkan oleh Habibie, dkk (2019). Berdasarkan hasil analisis uji korelasi Spearman?s rho, maka diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = -0,550 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif yang signifikansi antara husnudzon dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Riau. Semakin tinggi husnudzon maka semakin rendah quarter life crisis mahasiswa tingkat akhir dan begitu juga sebaliknya, semakin rendah husnudzon-nya maka akan semakin tinggi pula quarter life crisis mahasiswa tingkat akhir
No other version available