Art Original
Perhitungan Volume Shale Dan Porositas Sebagai Parameter Analisis Petrofisika Dalam Studi Geologi Geofisika Dan Reservoir Pada Lapangan X
Petrofisika merupakan salah satu metode GGR yang digunakan untuk mengetahui keberadaan hidrokarbon. Dalam mengoptimalkan penilaian terhadap potensi pengembangan zona hidrokarbon, perlu dilakukan analisis pertofisika dengan mempertimbangkan parameter volume shale dan porositas yang ada. Keberadaan shale pada suatu formasi akan mempengaruhi kualitas reservoir, karena kandungan shale dapat mengubah nilai porositas dan permeabilitas. Porositas merupakan parameter penting karena menilai kemampuan batuan untuk menyimpan hidrokarbon. Analisis petrofisika pada lapangan X Cekungan Sumatera Tengah pada sumur ZR-01, ZR-02, ZR-03, dan ZR-04 terhadap tujuh formasi, dilakukan untuk memahami karakteristik reservoir, khususnya dalam hal kemampuan batuan menyimpan dan mengalirkan hidrokarbon. Perhitungan volume shale dilakukan dengan menggunakan log gamma ray untuk mengetahui porositas efektif yang bebas dari kandungan shale. Nilai porositas diperoleh dari log densitas dan log neutron akan di validasi terhadap pengaruh dari kandungan shale dengan crossplot VSH vs PHIE, data sidewall core dan data swabtest. Metode yang dilakukan pada penelitian ini berdasarkan analisis kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan menggunakan software Paradigm Geolog untuk menentukan volume shale dan porositas pada tujuh formasi di Lapangan X. Hasil yang diperoleh mencakup nilai volume shale pada tujuh formasi yaitu 61%, 55%, 70%, 44%, 63%, 24%, dan formasi T_G memiliki volume shale terendah yaitu 19%. Nilai porositas total sebesar 25%, 17%, 12%, 13%, 9%, 11%, dan 7% nilai porositas sangat baik (25%) dimiliki oleh formasi T_A. Sementara itu, nilai porositas efektif tercatat sebesar 17%, 9%, 5%, 9%, 3%, 9%, dan 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai volume shale dan porositas yang diperoleh konsisten dengan crossplot VSH vs PHIE serta sesuai dengan data sidewall core dan data swabtest. Validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa metode yang digunakan akurat dan dapat diandalkan dalam menggambarkan karakteristik reservoir.
No other version available