Art Original
Studi Kasus : Konflik Peran Ganda Pada Guru Struktural Sekolah Menengah Kejuruan Di Pekanbaru
STUDI KASUS : KONFLIK PERAN PADA GURU DENGAN JABATAN STRUKTURAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI PEKANBARU HANIFAH KHAIRATIH 208110065 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Wanita sebagai pekerja dituntut untuk memenuhi berbagai tanggung jawab di tempat kerja, mengikuti aturan-aturan, melakukan tugas atau kewajiban dan menjaga hubungan dengan rekan kerja, atasan, serta dapat bekerjasama dengan tim. Wanita yang memiliki peran sebagai pekerja dan istri serta ibu bagi anak-anaknya akan mengalami konflik peran yang disebabkan oleh ketidakseimbangan anatara pekerjaan dan keluarga. Diperlukan untuk wanita memiliki peran, dapat menempatkan situasi rumit antara kepentingan bekerja dan kebutuhan untuk keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Konflik Peran Pada Guru Dengan Jabatan Struktural Sekolah menengah kejuruan di pekanbaru. Responden penelitian berjumlah 3 orang. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa wanita yang memiliki peran ganda akan memiliki konflik dialaminya dalam bentuk pekerjaan dan keluarga, Pada indikator terkait hubungan dalam keluarga, waktu bersama keluarga, pengasuhan anak, komunikasi dan interaksi dengan suami dan anak, penentuan prioritas, lembur bekerja, bertanggung jawab lebih dari satu pekerjaan, tekanan karir, dan hubungan dengan rekan kerja
No other version available