Art Original
Analisis Gaya Bahasa Perulangan Dalam Novel Bedebah Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye
Analisis Gaya Bahasa Perulangan dalam Novel Bedebah di Ujung Tanduk Karya Tere Liye Penelitian ini dilatar belakangi oleh novel Bedebah di Ujung Tanduk karya Tere Liye yang kaya akan perulangan, dalam perulangan terdapat lima aspek di antaranya yaitu repetisi, paralelisme, anafora, polisindenton, dan asindenton. Masalah dalam penelitian bagaimanakah gaya bahasa perulangan yang terdapat dalam novel Bedebah di Ujung Tanduk Karya Tere Liye. Tujuan dalam penelitian: untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan gaya bahasa perulangan dalam novel Bedebah di Ujung Tanduk Karya Tere Liye. Teori yang digunakan yaitu teori Burhan Nurgiyantoro (2018) dan beberapa teori pendukung lainnya. Metode penelitian yaitu metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian yaitu pendekatan kualitatif. Hasil penelitian adalah adanya gaya bahasa perulangan dalam novel Bedebah di Ujung Tanduk karya Tere Liye, diantaranya repetisi artinya sekadar mengulang bentuk-bentuk tertentu dan ditemukan 14 data, paralelisme berarti terdapat beberapa kalimat berturutan dengan mempergunakan pola struktur yang sama dan ditemukan 3 data, anafora artinya bentuk pengulangan berada di awal kalimat dan ditemukan 2 data, polisindenton artinya berupa penggunaan kata tugas tertentu yang ditandai dengan kata ?dan? dan ditemukan 11 data, dan asindenton berarti pengulangan berupa tanda baca yang lazimnya ditandai berupa tanda koma (,) dan ditemukan 273 data. Novel Bedebah di Ujung Tanduk karya Tere Liye kaya akan asindenton. Karena asindenton berhubungan dengan tanda baca yaitu tanda koma. Novel biasanya menggunakan tanda baca berupa tanda koma. Kata Kunci: Analisis, Gaya Bahasa Perulangan, Novel
No other version available