Art Original
Analisis Framing Media Online Asing Channel New Asia Dan South China Morning Post Terhadap Pemberitaan Isu Etika Gibran Dalam Debat Cawapres Putaran Kedua Tahun 2024
Analisis Framing Media Online Asing Channel New Asia dan South China Morning Post Terhadap Pemberitaan Isu Etika Gibran Dalam Debat Cawapres Putaran Kedua Tahun 2024 Irfan Rizardi Putra 209110221 Penelitian ini berfokus pada analisis framing oleh media online asing, yaitu Channel New Asia dan South China Morning Post, terkait pemberitaan isu etika Gibran Rakabuming dalam debat cawapres putaran kedua tahun 2024. Permasalahan utama dari penelitian ini adalah bagaimana kedua media tersebut membingkai isu etika Gibran dan cara masing-masing media mengkonstruksi realitas. Penelitian ini menggunakan teori analisis framing model Robert N. Entman dengan empat perangkat yaitu Define Problem, Diagnose Cause, Make Moral Judgement, dan Treatment Recommendation. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menekankan pada penonjolan kerangka pemikiran, seleksi isu, perspektif dan konsep tentang memaknai suatu berita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Channel New Asia dan South China Morning Post memiliki pendekatan framing yang berbeda terhadap isu etika Gibran. Channel New Asia menekankan pada kritik dan dampak negatif dari perilaku Gibran, sementara South China Morning Post fokus pada strategi debat dan efek politik dari tindakan Gibran dengan penilaian moral yang lebih seimbang. Kedua media menunjukkan perbedaan dalam pemilihan narasumber, penekanan isu, dan konstruksi argumen yang mempengaruhi bagaimana pembaca memahami dan menilai isu tersebut. Penelitian ini memberikan wawasan tentang perbedaan framing media asing dan dampaknya pada pemahaman publik mengenai isu politik.
No other version available