Art Original
Fungsi Tumbai Onou Dalam Aktivitas Pembuatan Gulo Onou Di Tambusai Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan fungsi Tumbai Onou dalam aktivitas pembuatan Gulo Onou di Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Tumbai Onou berfungsi sebagai alat untuk berkomunikasi dengan sang pencipta dan makhluk halus yang ada di dalamnya, menggunakan mantra atau doa. Konsep fungsi dan teori fungsi sastra lisan dari Zainuddin digunakan sebagai tinjauan teoretis dalam penelitian ini. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Tumbai Onou digunakan dalam aktivitas pembuatan Gulo Onou di Tambusai untuk membantu orang berkomunikasi dengan sang pencipta. Mantra atau doa yang digunakan selama proses pengambilan Aie Onou (Air Nira) dipanjatkan kepada Tuhan yang maha esa, dengan kata "Nun Surang" yang berarti Allah Swt, disebutkan dalam syair-syair Tumbai. Kedua, Tumbai Onou berfungsi sebagai alat komunikasi antara manusia dan makhluk halus. Ini ditunjukkan oleh kata-kata yang terkandung dalam syair Tumbai yang meminta izin untuk mengambil air nira dari pohon aren yang disebut "Sinonik", sebagai makhluk halus di percaya bahwa pohon aren berasal dari seseorang yang diasingkan. Sumber dan penerima adalah sama, dimana Tuhan dan makhluk halus dan manusia berfungsi sebagai sumber dan penerima pada prosesi menumbai
No other version available