Text
Manajemen Sanggar Tari Sri Gemilang Di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau
Sanggar Tari Sri Gemilang adalah organisasi seni pertunjjukkan yang ada di
Kabupaten Indragiri Hilir. Organisasi ini berdiri tanggal 04 November 1998 yang
didirikan oleh Syamsurizal Awi yang berdomisili di jalan Linkar II No. 2
Kelurahan Pekan Arba Tembilahan. Tempat latihan Sanggar Tari Sri Gemilang
merupakan wadah untuk menyalurkan kreatifitas pada seni tari Melayu Riau. Hal
itu tentu sejalan dengan program pemerintah Daerah Provinsi Riau dengan Visi
Provinsi Riau 2020 yaitu “Terwujudnya Povinsi Riau sebagai Pusat
Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Lingkungan Masyarakat Yang
Agamis, Sejahtera Lahir dan Bathin di Asia Tenggara 2020”.
Manajemen Sanggar Tari Sri Gemilang berfungsi untuk mengelola Sanggar Tari
dengan baik dan terencana. Manajemen tersebut bertugas membuat programprogram pertunjukkan, mengkoordinis jadwal larihan, mengelola serta mengatasi
berbagai masalah yang berhubungan dengan Sanggar Tari Gemilang.
Sanggae Tari Sri Gemilang telah banyak memiliki prestasi di bidang tari. Tidak
hanya prestasi sanggar itu, tetapi sanggar ini juga banyak menghasilkan ara
koreografer muda yang berbakat, ini semua berkat pengelolaan manajemen yang
dilakukan oleh Sanggar Tari Sri Gemilang itu sendiri. Oleh sebab itu manajemen
yang baik sangat diperlukan oleh sangar tari itu sendiri. Karenanya tanpa
manajemen yang baik sulit mengelola Sanggar Tari Sri Gemilang ini. Dengan
adanya manajemen, maka bisa mengelola Sri Gemilang dengan baik, sehingga
berbagai masalah yang dihadapi dapat dicarikan jalan keluarnya secara arif dan
bijakansana.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teroti Terry (2005), metode
penelitia yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif.
Populasi penelitian ini adalah pimpinan, karyawan dan siswa Sanggar Tari Sri
Gemilang yang berjumlah 21 orang. Teknik penarikan sampel pada penelitian ini
menggunakan purposive sampling, yaitu dengan hanya mengambil sampel
sebanyak 5 orang saja yang terdiri dari Pimpinan 1 orang, manager 1 orang,
sekretaris 1 orang, seksi perlengkapan 1 orang dan seksi latihan 1 orang. Data
yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data
adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah berupa
analisis secara deskriptif yang data-data telah dikumpulkan oleh peneliti
kemudian direduksi (disederhanakan), dikarifikasi (dikelompokkan),
diinterpretasikan dan dideskripsikan dalam bentuk bahasa verbal untuk mencapai
verifikasi (penarikan kesimpulan)
No other version available