Art Original
Respons Pertumbuhan dan Produksi Kailan (Brassica oleraceae L. var. Acephala) Terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair POMI dan Kompos Tricho Jagung
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk organik cair POMI yang terdiri dari empat taraf yaitu, P0 = kontrol, P1 = 5 ml / liter air / polybag, P2 = 10 ml / liter air / polybag, P3 = 15 ml / liter air / polybag. Faktor kedua adalah pemberian kompos tricho jagung yang terdiri dari empat taraf yaitu, T0 = kontrol, T1 = 50 g / polybag , T2 = 100 g / polybag, T3 = 150 g / polybag. Dengan demikian diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan masing – masing perlakuan terdiri dari tiga ulangan. Dalam penelitian ini terdapat 48 satuan percobaan dimana pada masing – masing satuan percobaan terdiri dari 8 tanaman dan 4 diantaranya dijadikan sebagai tanaman sampel. Jumlah tanaman seluruhnya adalah 384 batang. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), laju pertumbuhan relatif (g/hari), laju asimilasi bersih (g/cm2/hari), berat basah tanaman yang ekonomis (g), nisbah tajuk akar, dan volume akar (cm3). Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik, jika F hitung lebih besar daripada F tabel maka dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian pupuk organik cair POMI dan kompos tricho jagung berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan laju asimilasi bersih pada periode pertumbuhan 6 – 8 MST (LAB6-8), dimana perlakuan terbaiknya adalah pemberian pupuk organik cair POMI 15 ml / polybag dan kompos tricho jagung 150 g / polybag. Pengaruh utama perlakuan pupuk organik cair POMI nyata terhadap seluruh parameter pengamatan kecuali untuk parameter laju pertumbuhan relatif pada periode pertumbuhan 2 – 4 MST (LPR2-4) dimana perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk organik cair POMI 15 ml / polybag. Demikian juga pengaruh utama pemberian kompos tricho jagung nyata terhadap seluruh parameter pengamatan kecuali untuk parameter laju pertumbuhan relatif periode pertumbuhan 4 – 6 MST (LPR4-6), laju pertumbuhan relatif periode pertumbuhan 6 – 8 MST (LPR 6-8), dan laju asimilasi bersih periode pertumbuhan 4 – 6 MST (LAB4-6). Perlakuan terbaik terdapat pada pemberian kompos tricho jagung 150 g / polybag.
No other version available