Art Original
Analisis Pengembangan Kawasan Permukiman Berdasarkan Daya Dukung Lahan
Daya dukung lahan merupakan analisis dari faktor fisik lahan yang dapat mengetahui lahan potensial yang dapat dikembangkan dengan melihat faktor fisik yang menguntungkan dan faktor fisik yang merugikan. Sehingga dapat diasumsikan bahwa seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan permukiman baru, memungkinkan daya dukung permukiman kawasan tersebut akan menurun. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan permukiman di Desa Tanah Merah, mengidentifikasi daya dukung lahan Desa Tanah Merah dan terumuskannya arahan pengembangan kawasan permukiman berdasarkan daya dukung lahan di Desa Tanah Merah. Pendekatan penelitian ini menggunakan landasan proses berpikir induktif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari observasi lapangan dan data sekunder berupa data dari instansi-instansi. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis tumpang tindih (Overlay). Hasil penelitian menunjukan daya dukung lahan permukiman Desa Tanah Merah di tahun 2027 jumlah penduduk optimal 245.691 jiwa dengan perhitungan luas lahan layakpermukiman sebesar 74.743,82 m2 yang mengambarkan daya dukung lahan permukiman di Desa Tanah Merah masih sangat tinggi dan masih mampu menampung penduduk untuk bermukim membangun rumah disana, maka dapat diartikan bahwa Desa Tanah Merah memiliki kapasitas lahan permukiman yang masih relatif tinggi dibandingkan dengan jumlah penduduknya, sehingga masih terdapat ruang untuk pengembangan permukiman yang dapat diakomodasi oleh daya dukung lahan yang ada. Area/zona S1 (sangat sesuai) dengan luas sekitar 8,69 km2 dan dapat dikembangkan sampai tingkat kepadatan bangunan tinggi dan area/zona n2 (Tidak Sesuai Permanen) dengan luas sekitar 0,43 km2 arahan kesesuai lahan tidak memungkinkan dalam permukiman dan kawasan permukiman di Desa Tanah Merah.
No other version available