Art Original
Analisis Dampak Peremajaan Kelapa Sawit (replanting) Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani Di Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau
Tanaman Kelapa sawit merupakan suatu komoditas tanaman perkebunan yang memiliki potensial yang besar di dunia, terutama di negara Indonesia. Pasar industri kelapa sawit yang baik dapat dicapai apabila tanaman dan perusahaan terjaga stabilitas didalam produksinya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1). Karakteristik petani dan profil usahatani kelapa sawit di Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan, 2). Dampak Replanting bagi kondisi Sosial dan ekonomi petani desa Bukit Gajah dan 3). Upaya petani dalam mengatasi dampak program replanting di Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan yang dimulai dari bulan Februari 2023 sampai Juli 2023. Metodelogi penelitian adalah metode survey di Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 Petani Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan alat bantu pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan : (1) bahwa rata-rata umur petani adalah 54 tahun, rata-rata tingkat pendidikan petani 6 (SD), lama pengalaman usahatani yaitu 29 tahun, rata-rata jumlah tanggungan keluarga petani adalah 4 orang.(2) Dampak peremajaan (Replanting) kelapa sawit terhadap kondisi sosial dan ekonomi petani kelapa sawit yaitu terlihat dari pendapatan petani yang mengalami penurunan dan dilihat dari kegiatan sosial petani kelapa sawit di dalam masyarakat menjadi terhambat, (3) Upaya petani dalam memperoleh pendapatan pada masa peremajaan yaitu dengan membuka usaha seperti berdagang, buruh tani, kuli bangunan dan usaha tani, selain itu dari pemerintah melalui Bumdes dimana masyarakat diarahkan untuk menanam tanaman lainnya yang dapat memberikan penghasilan contohnya buka lahan untuk menanam semangka, ubi dan tanaman lainnya.
No other version available