Art Original
Pola Komunikasi Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau Dalam Pengawasan Tahapan Pemilu 2024 Terhadap Pemilih Disabilitas
ABSTRAK POLA KOMUNIKASI BADAN PENGAWAS PEMILU PROVINSI RIAU DALAM PENGAWASAN TAHAPAN PEMILU 2024 TERHADAP PEMILIH DISABILITAS Sinta Fadilla Aristy 199110065 Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan momen penting dalam demokrasi yang mewakili suara rakyat. Pemilu yang inklusif memastikan partisipasi semua warga negara, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki peran sentral dalam menjaga integritas pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola komunikasi yang digunakan oleh Bawaslu Provinsi Riau dalam mengawasi tahapan pemilu 2024 terhadap pemilih disabilitas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penggumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahawa pola komunikasi Bawaslu Provinsi Riau dalam pengawasan tahapan pemilu 2024 terhadap pemilih disabibilitas adalah menggunakan komunikasi verbal serta nonverbal. Bawaslu Provinsi Riau menggunakan berbagai jenis komunikasi termasuk komunikasi verbal seperti pengadaan Sosialiasi, Bimtek dan SKPP (sekolah kader pengawasan partisipatif). Serta penggunaan komunikasi nonverbal termasuk ekspresi wajah, bahasa tubuh dan bahasa isyarat untuk memfasilitasi pemahaman dan partisipasi yang lebih baik. Selain itu Bawaslu juga memberikan akses yang luas kepada disabilitas untuk mengikuti seluruh tahapan pemilu yang dilakukan di Indonesia.
No other version available