Art Original
Pengaruh Ukuran Pipa Kapiler Terhadap Performance Alat Refrigerasi
Teknologi alat pendingin saat ini sangat mempengaruhi kehidupan dunia modern, tidak hanya sebatas untuk peningkatan kualitas dan kenyaman hidup, namun juga menyentuh nilai-nilai esensial penunjang kehidupan manusia. Berdasarkan uraian diatas, maka perlu dilakukan penelitian tentang “Pengaruh Ukuran Pipa Kapiler Terhadap Performance Alat Refrigerasi” alat ekspansi berfungsi untuk mengekspansikan cairan refrigerant sesuai beban pendingin yang dapat dilayani oleh evaporator. Pada ukuran panjang dan diameter tertentu, pipa kapiler memiliki tahanan gesek yang cukup tinggi sehingga dapat menurunkan tekanan kondensasi yang tinggi ke tekanan evaporasi yang rendah. Pipa kapiler berfungsi untuk mengetahui jumlah refrigran cair ke evaporator dan untuk menjaga beda tekanan antara tekanan kondensasi dan tekanan evaporasi agar tetap konstan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perubahan pipa kapiler terhadap efisisensi energi dan performance alat refrigrasi, menghitung perubahan pipa kapiler yang memiliki performance alat refrigrasi paling baik, mengetahui pengaruh perubahan pipa kapiler pada evaporator dan kondensor. Pada penelitian ini ada beberapa proses yang akan dimulai dengan pemotongan material, penyediaan sambungan pipa kapiler dan katup ekspansi termostatik, sampai pengambilan data. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu study literature dilanjutakn dengan pengambilan data, pembahasan, dan terakhir menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu ukuran diameter pipa kapiler sangat berpengaruh terhadap unjuk kerja sistem refrigerasi, Berdasarkan hasil perhitungan unjuk kerja sistem refrigerasi diantara ke 3 ukuran pipa kapiler yang berbeda. yang paling stabil terdapat pada ukuran pipa kapiler 0,042 inchi. Dimana diperoleh nilai efisiensi yang meningkat hingga 84%, nilai kerja kompressor terendah dengan nilai 15 (kJ/kg), panas buang kondensor terendah dengan nilai 177 (kJ/kg), panas yang diserap evaporator tertinggi dengan nilai 166 (kJ/kg), laju aliran massa dengan nilai 0,00997 (kg/s), ??? ?????? tertinggi dengan nilai 11,06, ??? ????? ? 7,025, selanjutnya Pada ukuran pipa kapiler 0,052 memiliki efisiensi paling rendah yaitu 29,7%. Hal ini berpengaruh terhadap kapasitas kerja kompressor.
No other version available