Art Original
Analisis Keberadaan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Terhadap Kondisi Lalu Lintas Di Kota Pekanbaru (studi Kasus: Jl. Soekarno Hatta)
Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) di Kota Pekanbaru, khususnya di U-turn Jl. Soekarno Hatta depan Ruko Jasmine Residence, hadir sebagai solusi untuk kekurangan petugas lalu lintas. Kehadirannya membantu mengatur arus kendaraan, namun pandangan masyarakat beragam. Beberapa merasa terbantu dengan keberadaan Supeltas yang mengurangi kebingungan pengendara, sementara yang lain menilai mereka memperlambat lalu lintas, terutama saat volume kendaraan tinggi, sehingga menambah kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan Supeltas terhadap kemacetan di sekitar U-turn Jl. Soekarno Hatta. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif-kualitatif, serta analisis kinerja jalan yang mencakup variabel geometrik jalan, volume kendaraan, kecepatan kendaraan, dan waktu tundaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kehadiran Supeltas berpengaruh pada peningkatan volume kendaraan di U-turn, namun juga menurunkan kecepatan kendaraan dari 42 km/jam menjadi 37 km/jam pada saat Supeltas hadir, serta menyebabkan peningkatan derajat kejenuhan dari 0,36 (tanpa Supeltas) menjadi 0,49 (dengan Supeltas). Meski begitu, tambahan waktu tundaan yang terjadi relatif kecil, hanya sebesar 1,27 detik. Secara keseluruhan, keberadaan Supeltas di U-turn Jl. Soekarno Hatta memberi dampak negatif terhadap kelancaran lalu lintas baik dari segi analisis maupun segi perspektif masyarakat, dimana keberadaan dari Supeltas justru menambah kemacetan. Penerapan sistem satu arah pada titik U-Turn dapat meningkatkan kinerja U-Turn, ataupun dengan penambahan lajur khusus di U-turn sesuai dengan Pedoman Perencanaan Putaran Balik (PPPB) 2005 sehingga mengurangi kemacetan.
No other version available