Art Original
Evaluasi Kerusakan Jalan Rigid Pavement Dengan Metode Pavement Condition Index (pci) Pada Jalan Kecamatan Kampar (studi Kasus: Jalan Pasir Putih – Lintas Timur Desa Baru)
Perkerasan jalan kaku (rigid pavement) relatif banyak digunakan di jalan-jalan di kota besar maupun di daerah yang mempunyai tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Beban kendaraan yang relatif besar dan arus lalu lintas yang semakin padat menjadi alasan utama pemilihan perkerasan kaku (rigid pavement). Salah satu keunggulan penggunaan konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) sebagai konstruksi jalan raya adalah dari segi umur konstruksi yang lebih lama dibandingkan dengan konstruksi perkerasan lentur sehingga pelebaran jalan tercipta suasana yang aman, lancar, tepat dan efisien serta ekonomis Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode PCI. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei lapangan dengan mengumpulkan data kerusakan jalan berupa lebar jalan, panjang segmen, luas kerusakan yang selanjutnya dikalkulasikan menggunakan rumus yang telah ditetapkan. Sistem penilaian pada metode PCI yaitu dengan mengetahui density, deduct value, nilai allowable, total deduct value, dan correct deduct value. Pada jalan Pasir Putih – Jalan Lintas Timur Desa Baru terdapat beberapa jenis kerusakan seperti retak sudut, Penurunan Bahu, retak memanjang, tambalan, keausan agregat, remuk, gompal sudut dan gompal sambungan. Pada hasil analisis kondisi kerusakan pada jalan Pasir Putih – Jalan Lintas Timur Desa Baru menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode PCI pada segmen 1 memiliki nilai PCI sebesar 72 dengan kondisi (sangat baik) dan pada segmen 12 memiliki nilai PCI sebesar 52 dengan kondisi (sedang).Sehingga dari segmen 1 – 13 memiliki nilai PCI rata – rata sebesar 63 dengan kategori (baik). Berdasarkan hasil rata – rata PCI sebaiknya dilakukan pemeliharaan dikarenakan pada segmen tertentu terdapat kerusakan yang cukup parah. Kata Kunci: Kondisi, Kerusakan, Jalan, PCI.
No other version available