Art Original
Pengaruh Variasi Temperatur Preheat Terhadap Distorsi Lebar Haz Dan Struktur Mikro Logam Hasil Pengelasan 2 Logam Berbeda (dissimilar Metal)
Preheat adalah bagian dari proses heat treatment sebelum dilakukan pengelasan. Tujuan untuk untuk mengurangi kelembaban dari area pengelasan dan untuk menurunkan gradient temperatur sehingga meminimalkan masalah yang terjadi seperti distrosi dan tegangan sisa yang berlebih. Untuk mendapatkan distorsi, lebar HAZ dan struktur mikro pada setiap temperatur preheat. Variasi temperatur preheat yang diberikan adalah tanpa preheat, 150 oC, 200 oC, 250 oC. Pengujian dilakukan dengan memberi variasi temperatur preheat pada kedua spesimen berbeda sebelum melakukan pengelasan, dilanjutkan dengan penyatuan spesimen dengan pengelasan SMAW, dilanjutkan membelah setiap spesimen untuk dilakukan makro etsa dan mikro etsa untuk melihat lebar HAZ dan struktur mikro pada setiap spesimen yang telah diberi variasi temperatur preheat. Dari hasil penelitian, Distorsi tertinggi terjadi pada temperatur tanpa preheat dan distorsi tersebut terus menurun derastis sampai pada preheat 200 oC. Penurunan distorsi yang paling curam antara preheat 150 oC dan 200 oC. Pada baja SS41 memiliki lebar yang makin besar dimana semakin tinggi preheat yang diberikan maka akan besar pula lebar HAZ yang terjadi pada baja SS41. Sedangkan pada stainless SUS316 menunjukkan lebar yang semakin menurun dimana semakin besar preheat yang diberikan maka semakin kecil lebar HAZ yang terjadi pada stainless SUS316. Dari baja SS41 dan SUS316 pada HAZ dengan base metal dapat disimpulkan bahwa ukuran butiran yang paling besar terdapat pada HAZ SUS316 dengan preheat 200 oC terdapat ukuran 4716,074 µm2. Sedangkan pada SS41 ukuran butiran yang paling besar terdapat pada base metal dengan ukuran 579,78 µm2 pada preheat 150 oC. Dengan ukuran butir yang semakin besar membuat ferrite semakin besar pula. Sedangkan jika ukuran butir semakin kecil akan membuat pearlite semakin tersebar.
No other version available