Art Original
Pengaruh Bokashi Kotoran Puyuh Dan Npk 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Seledri (apium Graveolens L.)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun utama bokashi kotoran puyuh dan NPK 16:16:16 terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman seledri. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution Km 11 No. 113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan terhitung dari bulan September sampai dengan Desember 2021. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Bokashi Kotoran Puyuh terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 50, 100 dan 150 g/polybag dan faktor kedua adalah NPK 16:16:16 terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 2,4, 4,8 dan 7,2 g/polybag. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, umur panen, jumlah anakan, jumlah pelepah daun, berat basah per tanaman, berat ekonomis per tanaman, berat kering tanaman, volume akar dan nisbah tajuk akar. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi bokashi kotoran puyuh dan NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap umur panen, jumlah anakan, jumlah pelepah daun, berat basah per tanaman, berat ekonomis per tanaman, berat kering tanaman, volume akar dan nisbah tajuk akar. Perlakuan terbaik terdapat pada pemberian bokashi kotoran puyuh 150 g/polybag dan NPK 16:16:16 7,2 g/polybag. Pengaruh utama bokashi kotoran puyuh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 150 g/polybag. Pengaruh utama NPK 16:16:16 nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 7,2 g/polybag.
No other version available