Art Original
Analisis Kemampuan Pemahaman Relasional Ditinjau Dari Self-efficacy Dan Gender Siswa
Pemahaman relasional sangat penting dimiliki oleh siswa karena menunjukan kemampuan membentuk jaringan konsep yang saling terhubung sehingga dapat menghasilkan pengetahuan konseptual dimana siswa dapat memahami dan mengerti langkah-langkah dalam mengerjakan soal matematika. Hal ini tidak lepas dari keyakinan diri siswa akan kemampuannya melakukan/mengatasi suatu situasi dan yakin berhasil yang disebut self-efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman siswa ditinjau dari self-efficacy dan gender siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian merupakan siswa kelas VIII2 SMPN 37 Pekanbaru Tahun ajaran 2022/2023 berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes menggunakan instrumen tes kemampuan pemahaman relasional dan non tes berupa kuisioner, pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan teknik Miles Huberman, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) Secara keseluruhan, rata-rata kemampuan pemahaman relasional siswa tergolong cukup baik; (2) secara keseluruhan menunjukkan lebih banyak siswa yang masuk dalam kategori self-efficacy tinggi dibandingkan dengan siswa kategori sedang dan rendah; (3) siswa dengan self-efficacy tinggi, sedang dan rendah memiliki kemampuan pemahaman relasional yang baik ditandai dengan siswa menguasai 2 indikator. Selanjutnya, self-efficacy tinggi dan sedang kurang mampu pada 3 indikator dan self-efficacy rendah sangat tidak mampu pada 3 indikatot; (4) siswa laki-laki dan perempuan sama sangat mampu dalam 2 indikator dan 3 indikator berikutnya lebih diungguli siswa laki-laki; (5) kemampuan pemahaman relasional ditinjau dari self-efficacy dan gender lebih diungguli oleh siswa laki-laki.
No other version available