Art Original
Analisis Karakteristik Bata Merah Tanpa Pembakaran Menggunakan Bahan Campuran Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (atkks) Dan Semen
Proses pembakaran batu bata umumnya membutuhkan pembakaran pada suhu tinggi sekitar 800? menggunakan kayu bakar atau batu bara. Tetapi cara pembuatan batu bata dengan pembakaran ini tidak baik untuk dilakukan secara terus-menerus, karena akan menghasilkan peningkatan gas karbondioksida dalam jumlah yang besar. Gas karbondioksida merupakan salah satu gas penyebab utama terjadinya masalah lingkungan, seperti: efek rumah kaca dan polusi udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar optimum campuran abu tandan kosong kelapa sawit (ATKKS) dan semen untuk batu bata tanpa pembakaran. Persentase komposisi material tanah asli 100%, penambahan semen sebesar 10% dan Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit sebesar 0%, 3%, 6% dan 10% serta waktu pengeringan 7, 14 dan 28 hari. Standart pengujian sifat fisik dan mekanik bata tanpa pembakaran menggunakan SNI-2094-2000. Serta pengujian properties tanah asli antara lain uji berat jenis tanah (Gs), kadar air tanah, dan analisa saringan. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan yang telah dilakukan didapatkan nilai kuat tekan terbesar pada campuran 10% semen dan 10% abu tandan kosong kelapa sawit dengan umur pengeringan 14 hari yaitu sebesar 29,4 kg/cm2. Nilai kuat tekan terendah didapatkan pada campuran semen 10 % dan abu tandan kosong kelapa sawit 0% dengan umur pengeringan 7 hari sebesar 19,4 kg/cm2. Nilai kuat tekan belum memenuhi standart kuat tekan SNI-2094-2000 yaitu minimal 50 kg/cm2. Kerapatan semu (density) terbesar didapatkan pada campuran semen 10% dan abu tandan kosong kelapa sawit 6% pada umur pengeringan 28 hari sebesar 1,55 gram/cm3 dan kerapatan semu terendah sebesar 1,31 gram/cm3 pada campuran semen 10% dan abu tandan kosong kelapa sawit 3% dengan umur pengeringan 7 hari. Untuk kerapatan semu (density) semua variasi campuran dan umur pengeringan memenuhi syarat nilai minimum yaitu 1,2 gram/cm3 menurut SNI-2094-2000. Sedangkan untuk penyerapan air semua variasi campuran dan umur pengeringan memenuhi syarat nilai maksimum yaitu 20% menurut SNI-2094-2000.
No other version available