Art Original
Pengaruh Abu Janjang Kelapa Sawit Dan Npk 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Kedelai Hitam (glycine Soja L.) Pada Tanah Podsolik Merah Kuning
Penelitian dengan judul “Pengaruh Abu Janjang Kelapa Sawit dan NPK 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Kedelai Hitam (Glycine soja L.) Pada Tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Pekanbaru. Penelitian dilakukan selama tiga bulan terhitung dari bulan September sampai dengan November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah abu janjang kelapa sawit (K) terdiri dari 4 taraf, yaitu: 0; 288; 576; 864 g/plot dan faktor kedua adalah NPK 16:16:16 (N) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: 0; 22,5; 45; 67,5 gr/petak. Adapun parameter pengamatan penelitian yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah bintil akar efektif 21 hst (buah), umur berbunga (hari), umur panen (hari), jumlah polong per tanaman (buah), berat biji kering per tanaman (g ), berat 100 biji (g) dan persentase terisi penuh (%).Data dianalisi secara statistik dan dilanjutkan pada uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi pupuk abu janjang kelapa sawit dan NPK 16:16:16 berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, persentase polong berisi, dan biji berat kering per tanaman. Perlakuan terbaik pada konsentrasi pupuk abu janjang kelapa sawit 864 g/plot dan NPK 16:16:16 45 g/plot (K3N2). Pengaruh utama pupuk abu janjang kelapa sawit nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik pada konsentrasi 864 g/plot, dan pengaruh utama NPK 16:16:16 nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan terbaik pada dosis 45 g/petak.
No other version available