Art Original
Analisis Movable Oil Saturation, Residual Oil Saturation, Movable Hydrocarbon Index, Dan Oil Water Contact Dengan Interpretasi Log Menggunakan Log Triple Combo Pada Sumur X Lapangan Y
Pada sumur X telah selesai dilakukan aktivitas pengeboran hingga target kedalaman sumur yang telah ditentukan. Setelah dilakukan pemboran maka perlu dilakukan aktivitas rekam sumur (logging) untuk mendapatkan informasi pada setiap lapisan. Hasil rekam sumur (logging) dapat memberikan informasi tentang parameterparameter fisik dari batuan yang ada pada sumur tersebut. Sehingga dapat digunakan untuk mengidentifikasi lapisan-lapisan batuan yang berpotensi sebagai tempat minyak atau gas terakumulasi. Pada penilitian ini bertujuan untuk menentukan nilai sifat fisik pada setiap zona berupa nilai porositas dan permeabilitas. Kemudian untuk menentukan Moveable Oil Saturation (MOS), Residual Oil Saturation (ROS), dan Moveable Hydrocarbon Index (MHI), sebagai potensi produksi. Selanjutnya untuk mengetahui level Oil Water Contact dari perubahan arah tren pore pressure dan perubahan nilai SW. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil pada penelitian ini adalah didapatkannya nilai porositas dari lapisan 1 hingga 8 dengan nilai terendah 0,188 dan tertinggi adalah 0,267 dan untuk nilai permeabilitas terendah adalah 19,987 mD dan tertinggi adalah 453,73 mD. Kemudian untuk nilai MOS pada zona terpilih yaitu zona 1, zona 5, zona 6, dan zona 8 adalah 0,227, 0,205, 0,205 dan 0,199. Selanjutnya untuk nilai ROS pada zona terpilih adalah 0,515, 0,374, 0,391, 0,385. Kemudian sebagai penentu rekomendasi zona adalah nilai MHI pada zona rekomendasi dengan nilai 0,535, 0,678, 0,667, 0,681. Pada nilai Water Oil Contact diketahui dari perubahan arah trend pada pore pressure yang terlihat pada kedalaman 2532,5 ft.
No other version available