Art Original
Tindak Tutur Ekspresif Dalam Kolom Komentar Di Podcast Deddy Corbuzier Pada Episode Kuliah Tidak Penting
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya berbagai komentar warganet yang menggunakan tindak tutur ekspresif di dalam kolom komentar podcast Deddy Corbuzier pada episode Kuliah tidak Penting. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam kolom komentar di podcast Deddy Corbuzier pada episode Kuliah tidak Penting. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan mengelaborasi tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam kolom komentar di Podcast Deddy Corbuzier pada episode Kuliah tidak Penting. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori yang dikemukan oleh Tarigan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data dalam penelitian ini adalah semua aktivitas berbahasa yang mengandung bentuk tuturan ekspresif. Sumber datanya adalah komentar utama yang ada di dalam podcast Deddy Corbuzier pada episode Kuliah tidak Penting. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, baca, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pemberian kode, klasifikasi data, menganalisis dan mencari hubungan, dan draf laporan. Hasil dari penelitian ini terdapat 173 tindak tutur ekspresif. Simpulan dari penelitian ini adalah dari enam bentuk tindak tutur ekpresif yang paling banyak ditemukan adalah bentuk tindak tutur ekspresif memuji, hal tersebut disebabkan karena banyaknya warganet yang memuji Bapak Nadiem Makarim karena beliau memberikan hal yang positif kepada masyarakat. Selanjutnya, yang paling sedikit ditemukan adalah bentuk tindak tutur memberi selamat. Hal tersebut disebabkan karena tindak tutur ekspresif memberi selamat tidak akan dominan muncul pada podcast mengenai perdebatan pentingnya pendidikan.
No other version available