Art Original
Pengaruh Variasi Faktor Air Semen Dengan Penambahan Fosroc Conplast R Sebagai Zat Aditif Terhadap Kekuatan Beton Perkerasan Kaku
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kekuatan beton perkerasan kaku berupa nilai kuat tekan dan nilai kuat lentur beton akibat variasi penggunaan Faktor Air Semen (FAS), variasi dosis penggunaan Fosroc Conplast R, serta mencari berapakah nilai faktor air semen optimum serta dosis optimum pemakaian Fosroc Conplast R dalam menjaga mutu perkerasan kaku. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif secara eksperimental di laboratorium meliputi pemeriksaan material, rancangan campuran, uji kuat tekan beton dan uji kuat lentur beton terhadap sampel beton dengan variasi FAS 0.53, 0.50 dan 0.47 serta variasi dosis 0,5% dan 1,5% penambahan Fosroc Conplast R yang dibuat. Hasil penelitian ini didapatkan semakin tinggi nilai FAS yang digunakan menghasilkan nilai kuat tekan dan kuat lentur beton semakin rendah pada beton tanpa penambahan aditif. Pengaruh Penambahan Fosroc Conplast R pada dosis 0,5% kuat tekan beton rencana hanya dapat dicapai pada variasi FAS 0.47 dan pada dosis 1,5% semua variasi FAS tidak dapat mencapai nilai kuat tekan rencana. Nilai kuat lentur beton pada dosis 0,5% Fosroc Conplast R menunjukkan penurunan yang ridak terlalu besar berkisar 1% - 4% dari beton normal pada setiap variasi FAS, dan pada dosis 1,5% penurunan nilai kuat lentur terjadi berkisar 8% - 12% pada variasi FAS 0.47, 0.50 dan 0.52 dari kuat tekan lentur beton normal. Dari hasil penelitian didapatkan FAS optimum beton tanpa aditif pada FAS 0,47, penambahan aditif 0,5% disertai pengurangan FAS -0,06 hanya mencapai kuat tekan 91,45% dari beton normal. Sementara penambahan aditif dosis 0,5% pada kuat lentur beton normal dapat dicapai dengan pengurangan FAS -0,03. Sehingga disimpulkan penggunaan aditif pada dosis 0,5% aman digunakan untuk nilai kuat lentur dengan syarat dilakukan pengurangan nilai FAS sebesar -0,03 dari rancangan campuran beton normal.
No other version available