Art Original
Analisis Tari Onduo Dalam Gorak Karya Dasrikal Di Rumah Seni Balai Proco Pekanbaru
Penelitian Ini berjudul “Analisis Tari Onduo Dalam Gorak Karya Dasrikal Di Rumah Seni Balai Proco Pekanbaru”. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimanakah Analisis Tari Onduo Dalam Gorak Karya Dasrikal di Rumah Seni Sanggar Balai Proco Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Tari Onduo Dalam Gorak Karya Dasrikal di Sanggar Rumah Seni Balai Proco Pekanbaru.. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan data kualitatif interaktif yang bedasarkan pada filsafat fenomologi, karena data yang diperoleh adalah data yang ditemukan langsung di lapangan yaitu di Sanggar Rumah Seni Balai Proco Pekanbaru dengan objek Tari Onduo Dalam Gorak. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Onduo Dalam Gorak diciptakan pada tahun 2020. Tarian ini mengambil konsep kontemporer dengan gerakan silat tradisi Rokan Hulu dipadukan dengan gerak yang kekinian. bahwa tari ini adalah bentuk seni tari baru yang mengambil tema dan inspirasi dari tradisi Onduo yang berkembang pada masyarakat Rokan Hulu, Provinsi Riau. Mengingat tari Onduo Dalam Gorak sebagai tari kontemporer yang disajikan untuk dinikmati oleh orang lain dan untuk dibudayakan. Ragam gerak Tari Pertama ragam gerak Tupai bogoluik, kedua ragam gerak merbah bopulun, dan ragam ketiga adalah olang babega. Tari Onduo Dalam Gorak ini ditarikan oleh tiga penari laki-laki dan satu penari perempuan dengan durasi sekitar 26 menit. Musik pengiring Tari Onduo Dalam Gorak adalah bebano dan gong. Properti yang digunakan pada adalah Tari Onduo Dalam Gorak adalah bebano. Tari Onduo Dalam Gorak tidak menggunakan rias khusus, mereka tampil sederhana apa adanya. Adapun busana yang dipakai pada Tari Onduo Dalam Gorak yang digunakan penari laki-laki menggunakan baju melayu cekak musang berwarna hitam dan dikombinasikan dengan celana gantung berwarna hitam, sedangkan penari wanita menggunakan bahaan dasar yang sama dengan kain satin dengan corak kebaya labuh baju melayu harian wanita.
No other version available