Art Original
Studi Laboratorium Analisis Pengaruh Caco3 Pada Water Base Mud Polimer Terhadap Filtration Loss
Kehilangan filtrate lumpur yang tinggi dapat menimbulkan formation damage akibatnya tingkat produktivitas sumur menjadi turun. Ini bisa disebabkan oleh pencampuran aditif lumpur yang kurang tepat dengan zona reservoir. Pemilihan komposisi lumpur pemboran yang tepat dapat mencegah filtration loss. Penambahan CaCO3 pada lumpur pemboran dapat mengontrol filtration loss. Penggunaan CaCO3 efektif digunakan pada formasi yang mengandung kapur dan diharapkan mampu memberikan karakteristik yang baik untuk lumpur dengan mengetahui pengaruh CaCO3 terhadap filtration loss untuk mencapai sifat lumpur pemboran yang diinginkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menganalisa variasi lumpur water base mud dengan polimer kemudian menambahkan CaCO3 untuk mengetahui pengaruh terhadap filtration loss. Pengujian filtration loss menggunakan alat filter press LPLT (Low Pressure Low Temperature). Pengujian variasi polimer (1, 2, 3, 4 dan 5 gr) dan penambahan CaCO3 (10 gr) pada lumpur guna mengetahui konsentrasi yang tepat agar lumpur optimal untuk mencegah filtration loss. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penambahan CaCO3 10 gram pada 1 – 5 gram polimer terhadap filtration loss dan ukuran mud cake ditunjukkan pada sampel yaitu 4 – 25 ml dan 0.37 – 1,65 mm. Viskositas pada formulasi lumpur sampel yaitu 33s – 2 minute. Plastic viscosity pada formulasi lumpur sampel yaitu sebesar 8 cp – 14 cp, nilai yield point pada formulasi lumpur yaitu sebesar 20 – 2 lb/100 ft2, nilai gel strength pada sampel yaitu dengan rentang 0.22 – 0.66 lb/100 ft2. Berdasarkan data rheology diketahui seiring bertambahnya massa polimer dengan konsentrasi CaCO3 yang tetap yakni 10 gram dapat mempengaruhi rheology lumpur serta volume filtrate dan ketebalan mud cake.
No other version available