Art Original
Pengaruh Post Weld Heat Treatment Terhadap Sifat Mekanis Baja St41
Baja ST41 banyak digunakan dalam berbagai aplikasi yang melibatkan pengelasan. Sebagaimana baja karbon lainnya, proses pengelasan yang melibatkan pemanasan dan pendinginan dapat menyebabkan terjadinya perubahan struktur dan butir. Tujuan penelitian ini untuk dapat menganalisa Non PWHT dan temperature PWHT terhadap kekerasan dan kekuatan lengkung sambungan las SMAW baja ST41. Arus yang digunakan untuk pengelasan adalah 70A dan untuk PWHT memakai temperature 600?, 650? dan 700? dengan waktu penahanan selama 60 menit dan pendinginan diudara. Nilai hasil uji impak nilai tertinggi terdapat pada spesimen standar dengan nilai 0,8 J/mm 2 , sedangkan terendah terdapat pada spesimen non PWHT dengan nilai 0,5 J/mm 2 . Harga impack mengalami kenaikkan dikarenakan perubahan temperature yang tinggi. Untuk uji bending nilai tertinggi terdapat pada spesimen standar dengan nilai 17,4 MPa dan nilai terendah terdapat pada spesimen PWHT 700? dengan nilai 13,7 MPa. Nilai bending semakin tinggi temperature, semakin rendah nilai dari bending, berbeda dengan nilai impack yang dimana semakin tinggi temperature semakin tinggi nilai impack tersebut. Perubahan panjang atau elongation pada spesimen uji yang tertinggi terdapat spesimen uji PWHT 600? dengan nilai tertinggi 53% sedangkan nilai terendah yaitu 50,1% pada spesimen uji standar, spesimen yang mengalami kenaikkan elongation tersebut mengalami keuletan. Untuk pengujian struktur mikro terdapat struktur ferrite dan pearlite pada baja ST41 dengan butir halus.
No other version available