Art Original
Menentukan Sensitivitas Asp Flooding Terhadap Parameter Salinitas, Laju Water Injeksi, Konsentrasialkali, Konsentrasi Surfaktan, Adsorpsi Dan Bottom Hole Pressure Producer Menggunakan Cmost
Enhanced Oil Recovery (EOR) adalah upaya untuk meningkatkan produksi minyak pada lapangan - lapangan tua yang sudah mengalami penurunan produksi yang sangat signifikan, yang mana water cut sudah sangat mendekati 99% di sebagian lapangan. EOR yaitu diinjeksikannya zat kimia ke dalam reservoir dengan tujuan utama mengubah sifat fisik fluida dan batuan reservoir yang berpengaruh terhadap peningkatan efisiensi pendesakan dan penyapuan. Salah satu metode EOR yang menggunakan bahan kimia seperti surfaktan, polimer, dan alkali. Metode Alkali, Surfaktan, Polimer (ASP) dianggap sebagai metode yang menjanjikan untuk meningkatkan perolehan minyak sejak tahun 1990. Tingkat perolehan ASP mampu mencapai 45,3% yang mana jika dibandingkan dengan injeksi surfaktan, injeksi polimer dan injeksi alkali yang hanya masing-masing mencapai 15%, 11.6% dan 10%. Keberhasilan ASP flooding sangat terpengaruh oleh beberapa parameter dalam peningkatan perolehan minyak. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian ini dalam rangka mendapatkan parameter yang paling berpengaruh. Penelitian ini mensimulasikan keadaan reservoir dengan menggunakan simulator CMG GEM 2020. Pada penelitian diawali melakukan pemodelan menggunakan coreflood dan fluida injeksi antara lain yaitu Alkylbenzene Sulfonate (ABS) untuk surfaktan, Ammonium (Na+ ) untuk alkali dan Hydrolyzedpolyacrylamide (HPAM) untuk polimer. Dari hasil running yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai R2 lebih tinggi dari 0.85 yang berarti adanya kecocokan antara data dan model. Hasil investigasi yang dilakukan juga menunjukkan bahwa Sensitivity Analysis CMOST patut dipertimbangkan untuk digunakan dalam melakukan parameter signifikan analisis dengan tingkat keakuratan 0.87 dengan hasil berdasarkan sobol analysis pada cluster 1 (main effects) adalah BHP pada producer sebesar kemudian pada cluster 2 (interaction effects) konsentrasi surfaktan sebesar 2E+02 %, flow rate injeksi sebesar 1.6E+02%, adsorpsi sebesar 1.6E+02%, salinitas pada reservoir sebesar 99% dan konsentrasi alkali sebesar 57%.
No other version available